Artikel Ilmiah : C1A020016 a.n. NUR FITRIYANI

Kembali Update Delete

NIMC1A020016
NamamhsNUR FITRIYANI
Judul ArtikelANALISIS WILLINGNESS TO PAY (WTP) DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN TERHADAP JASA BUS TRANS BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis besar nilai kesediaan membayar (willingness to pay) dan menganalisis pengaruh variabel tarif Trans Banyumas, usia, dan kualitas pelayanan terhadap permintaan jasa bus Trans Banyumas. Analisis data menggunakan contingent valuation method (CVM) dan regresi linear berganda dengan software Eviews 12.0. Penggunaan data dalam penelitian ini menggunaan data primer yang didapatkan dari 100 responden melalui teknik cluster sampling.
Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kesediaan membayar secara rata-rata untuk penumpang umum sebesar Rp4.986,71 sementara untuk penumpang khusus sebesar Rp3.397,73. Dari rata-rata kesediaan membayar tersebut menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan tarif yang berlaku yaitu penumpang umum tarif berlaku sebesar Rp3.900,00 sementara penumpang khusus tarif berlaku sebesar Rp2.000,00. Hasil analisis untuk variabel tarif Trans Banyumas dan usia berpengaruh negatif signifikan, sementara untuk variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap permintaan jasa bus Trans Banyumas.
Implikasi penelitian berdasarkan nilai rata-rata kesediaan membayar, dapat dilakukan peningkatan kualitas pelayanan berupa perbaikan fasilitas halte, pengadaan tarif integrasi, dan pengadaan ruang parkir. Apabila pemerintah ingin menaikan tarif, harus menjangkau kemampuan penumpang dalam membayar. Informasi karakteristik sosial demografi pengguna dapat membantu dalam pemetaan segmentasi konsumen dan titik lokasi halte yang lebih strategis.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study was conducted with the aim of analyzing the value of willingness to pay and analyzing the influence of Trans Banyumas tariff variables, age, and service quality on the demand for Trans Banyumas bus services. Data analysis used contingent valuation method (CVM) and multiple linear regression with Eviews 12.0 software. The use of data in this study uses primary data obtained from 100 respondents through cluster sampling technique.
The analysis shows that the average willingness to pay value for general passengers is Rp4,986.71 while for special passengers it is Rp3,397.73. The average willingness to pay shows a value greater than the applicable tariff, namely general passengers at the applicable tariff of IDR 3,900.00 while special passengers at the applicable tariff of IDR 2,000.00. Passengers get more benefits because they pay at a lower fare than the value they are willing to pay. The results of the analysis for the Trans Banyumas tariff variable and age have a significant negative effect, while the service quality variable has no effect on the demand for Trans Banyumas bus services.
The research implication based on the average value of willingness to pay, can be done to improve the quality of service in the form of improving bus stop facilities, providing integration tariffs, and providing parking spaces. If the government wants to increase fares, it must reach the ability of passengers to pay. Information on the socio-demographic characteristics of users can help in mapping consumer segmentation and more strategic bus stop locations.
Kata kunciTransportasi Umum, Permintaan Transportasi, Willingness To Pay, Trans Banyumas
Pembimbing 1Prof. Drs. Nurul Anwar, M.S., Ph.D.
Pembimbing 2Pahrul Fauzi, S.E., M.Si.
Pembimbing 3-
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-11-21 13:17:54.409507
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.