Artikel Ilmiah : L1A020024 a.n. WIDIA GUSTI RAHMAH

Kembali Update Delete

NIML1A020024
NamamhsWIDIA GUSTI RAHMAH
Judul ArtikelStrategi Pengembangan Hasil Tangkapan Udang Penaeid Di
Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) terletak di kawasan yang berbatasan langsung
dengan Samudra Hindia, yang dikenal memiliki potensi sumber daya ikan yang melimpah. Salah
satu sumber daya perikanan yang dominan di PPSC adalah udang penaeid. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi hasil tangkapan udang penaeid serta menyusun strategi
pengembangan untuk meningkatkan hasil tangkapan secara berkelanjutan. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi
tangkapan dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada periode 2019–2023 tangkapan udang penaeid di PPSC mengalami
penurunan, dengan total hasil tangkapan masing-masing sebesar 616,41 ton (2019), 427,84 ton
(2020), 286,55 ton (2021), 172,41 ton (2022), dan 285,23 ton (2023). Penangkapan udang
penaeid di PPSC umumnya dilakukan menggunakan alat tangkap trammel net dengan kapal
berukuran 5–10 GT. Strategi pengembangan yang direkomendasikan untuk meningkatkan hasil
tangkapan secara berkelanjutan yaitu mengoptimalkan pengeloaan sumberdaya perikanan
udang penaeid secara berkelanjutan dengan meningkatkan kapasitas armada kapal dan
penerapan teknik penangkapan yang lebih efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cilacap Ocean Fisheries Port (PPSC) is located in an area directly adjacent to the Indian Ocean,
known for its abundant fishery resources. One of the dominant fishery resources at PPSC is
penaeid shrimp. This study aims to describe the condition of penaeid shrimp catches and develop
strategies for sustainable catch enhancement. The methods used in this study include descriptive
analysis to describe the catch conditions and SWOT analysis to formulate development
strategies. The results of the study show that from 2019 to 2023, the penaeid shrimp catch at
PPSC has been declining, with total catches of 616.41 tons (2019), 427.84 tons (2020), 286.55
tons (2021), 172.41 tons (2022), and 285.23 tons (2023). Penaeid shrimp are typically caught
using trammel nets with vessels sized 5–10 GT. The recommended development strategies to
improve sustainable catches include optimizing the utilization of penaeid shrimp fishery resources
by increasing fleet capacity and implementing more efficient fishing techniques.
Kata kunciUdang Penaeid, Hasil Tangkapan, Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Strategi Pengembangan.
Pembimbing 1Teuku Junaidi, SE., M.Pi
Pembimbing 2Ahmad Naufal Attaqi, S.Pd, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-11-20 11:33:46.407528
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.