| NIM | E1A020257 |
| Namamhs | LUCY HARDIYANTI YUSHARMA |
| Judul Artikel | Implementasi Hukum Penanganan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Penyandang Disabilitas di UPTD PPA Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kekerasan seksual sering terjadi di Indonesia, salah satunya yang kerap kali menjadi korban adalah anak penyandang disabilitas dikarenakan keterbatasan dalam berkomunikasi dan mengerti suatu kondisi sehingga menjadi sasaran yang mudah bagi pelaku. Pentingnya memberikan penanganan yang tepat pada korban menjadi tujuan pada penelitian yaitu mengetahui bagaimana implementasi hukum dan faktor-faktor yang berpengaruh pada penanganan kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas di UPTD PPA Kab. Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer yang berasal dari hasil wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Pengolahan data menggunakan reduksi data, display data, penarikan kesimpulan serta penyajian data dalam bentuk teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum penanganan kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas di UPTD PPA Kab. Banyumas telah terlaksana dengan baik meskipun ditemukan hal yang perlu dioptimalkan. Tiga parameter yang menjadi ukuran untuk menilai implementasi hukum penanganan kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas adalah kewenangan penanganan, mekanisme dan standar layanan penanganan, kerjasama dan koordinasi dalam penanganan kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabiliatas. Faktor-faktor yang berpengaruh terbagi menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung meliputi : Standar layanan sudah cukup jelas, telah menjadi pedoman pada instansi, dan tidak memberikan kesulitan untuk diterapkan oleh UPTD PPA; Keselarasan standar layanan PPA dengan sifat-sifat masyarakat Banyumas; Adanya bantuan instansi luar; Adanya kelengkapan sarana dan fasilitas UPTD PPA; Adanya peran masyarakat dalam mengawasi lingkungan setempat. Faktor penghambat meliputi: Sedikitnya jumlah sumber daya manusia di UPTD PPA dalam penanganan kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sexual violence often occurs in Indonesia, one of which is often a victim of children with disabilities due to limitations in communicating and understanding a condition so that it becomes an easy target for the perpetrator. The importance of providing appropriate treatment to victims is the purpose of the research, namely to find out how the implementation of the law and the factors that influence the handling of sexual violence against children with disabilities in UPTD PPA Banyumas Regency. This research uses an empirical juridical approach method with descriptive research specifications. This research uses primary data derived from the results of interviews and secondary data through literature studies. Data collection methods using interviews and literature studies. Data processing uses data reduction, data display, conclusion drawing and data presentation in the form of narrative text. The results showed that the implementation of the law on handling sexual violence against children with disabilities in the UPTD PPA of Banyumas Regency has been carried out well, although there are things that need to be optimized. The three parameters that become a measure to assess the implementation of the law on handling sexual violence against children with disabilities are handling authority, mechanisms and standards of handling services, cooperation and coordination in handling sexual violence against children with disabilities. Influential factors are divided into supporting factors and inhibiting factors. Supporting factors include: Service standards are quite clear, have become guidelines for agencies, and do not provide difficulties for UPTD PPA to implement; Alignment of PPA service standards with the characteristics of the Banyumas community; The existence of assistance from outside agencies; The existence of complete UPTD PPA facilities and facilities; The role of the community in monitoring the local environment. The inhibiting factors include: The small number of human resources at UPTD PPA in handling sexual violence against children with disabilities. |
| Kata kunci | Implementasi Hukum; Penanganan Kekerasan Seksual; Anak Penyandang Disabilitas. |
| Pembimbing 1 | Prof. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Ulil Afwa, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2024-11-19 09:00:44.89601 |
|---|