Artikel Ilmiah : J1B019012 a.n. BAGUS HERLAMBANG

Kembali Update Delete

NIMJ1B019012
NamamhsBAGUS HERLAMBANG
Judul ArtikelMitos dan Kepercayaan Suku Asmat dalam Novel Namaku Teweraut Karya Ani Sekarningsih
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian mitos dan kepercayaan suku Asmat diawali dengan kemunculan berbagai macam mitos dan kepercayaan yang terdapat dalam novel Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih. Mitos dan kepercayaan yang dianggap tabu dan bersifat gaib digunakan sebagai daya tarik novel antropologi karya Ani Sekarningsih. Dibalik kisah perjuangan Teweraut sebagai tokoh utama dalam novel, mitos dan kepercayaan suku Asmat sangat kuat kaitannya dengan kepercayaan terhadap roh leluhur. Atas dasar permasalahan tersebut, peneliti bertujuan menganalisis mitos dan kepercayaan yang dianut oleh suku Asmat dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan adanya mitos dan kepercayaan yang diyakini dan diagung-agungkan oleh masyarakat pendukungnya sehingga terjadi tindakan-tindakan yang tidak rasional. Tindakan tersebut dianggap sebagai langkah konkret bagi masyarakat yang berkeyakinan bahwa roh leluhur mempunyai maha kuasa bagi alam semesta.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research into the myths and reliance of the Asmat tribe begins with the emergence of various kinds of myths and reliance contained in the novel Namaku Teweraut by Ani Sekarningsih. Myths and reliance that are considered taboo and occult are used as the attraction of Ani Sekarningsih's anthropological novel. Behind the story of Teweraut's struggle as the main character in the novel, the myths and reliance of the Asmat tribe are very strongly related to belief in ancestral spirits. Based on these problems, the researcher aims to analyze the myths and reliance held by the Asmat tribe in the novel. This research uses a qualitative descriptive research method with a literary anthropology approach. The results of the research show that there are myths and reliance that are believed and glorified by the supporting community, resulting in irrational actions. This action is considered a concrete step for people who believe that ancestral spirits have all-power over the universe.
Kata kuncimitos, kepercayaan, antropologi sastra.
Pembimbing 1Dr. Wiekandini Dyah Pandanwangi, S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Dra. Sri Nani Hari Yanti, M.Hum
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2024-11-18 13:27:35.967756
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.