| NIM | J1B020041 |
| Namamhs | ANGGUN PUTRI ANGGITA SARI |
| Judul Artikel | Makna Kultural Istilah Sajen Kademangan Pada Upacara Adat Suran Mbah Demang (Kajian Etnolinguistik) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Etnolinguistik adalah kajian ilmu yang mengkaji kaitannya dengan seluk beluk hubungan bahasa dan kebudayaan di masyarakat tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk satuan lingual istilah sajen dan mendeskripsikan makna kultural yang ada pada istilah sajen upacara adat Suran Mbah Demang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menyajikan hasil penelitian dengan apa adanya tanpa rekayasa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik sadap dan teknik simak bebas libat cakap dan metode cakap dengan teknik pancing dan teknik cakap bertemu muka. Selain itu juga digunakan teknik rekam dan catat untuk merekam dan menginventarisasi data dari bentuk lisan menjadi bentuk tulisan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan intralingual dan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian ini, yaitu terdapat istilah sajen pada upacara adat Suran Mbah Demang yang memiliki makna kultural sesuai dengan keyakinan atau kepervayaan masyarakat penganut budayanya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Ethnolinguistics is a scientific study that examines the relationship between language and culture in a particular society. The purpose of this study is to describe the form of lingual units of the term sajen and describe the cultural meaning that exists in the term sajen of the Suran Mbah Demang traditional ceremony. This research uses descriptive qualitative method which aims to present the research results as they are without engineering. Data collection in this study used the listening method with tapping technique and free listening technique and the chirping method with fishing technique and face-to-face technique. In addition, recording and note-taking techniques were also used to record and inventory data from oral form into written form. Data analysis in this study used the intralingual pairing method and the extralingual pairing method. The results of this study, namely there are terms of offerings at the Suran Mbah Demang traditional ceremony which have cultural meanings in accordance with the beliefs or beliefs of the people who adhere to their culture. |
| Kata kunci | etnolinguistik, upacara adat, Suran Mbah Demang, makna kultural |
| Pembimbing 1 | Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Gita Anggria Resticka, S.S., M.A. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2024-11-18 12:03:35.368989 |
|---|