Artikel Ilmiah : A1G022010 a.n. IKA DAHLIA

Kembali Update Delete

NIMA1G022010
NamamhsIKA DAHLIA
Judul ArtikelStudi Komparatif Faktor Produksi dan Pendapatan Usahatani Kedelai Hitam dan Kedelai Putih di Desa Kebasen Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Petani di Desa Kebasen menanam dua jenis kedelai yaitu kedelai hitam dan kedelai putih. Perbedaan jenis kedelai yang ditanam menyebabkan adanya perbedaan faktor-faktor produksi yang meliputi luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan perbedaan kelayakan usahatani kedelai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil petani yang berusahatani kedelai hitam dan kedelai putih di Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, mengetahui komparatif faktor-faktor yang memengaruhi produksi usahatani kedelai hitam dan kedelai putih dan mengetahui perbandingan pendapatan, kelayakan usahatani, dan BEP (Break Event Point) produksi kedelai hitam dan kedelai putih. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling) dan dilaksanakan pada Bulan Juni 2024. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel 50 petani kedelai yang terdiri dari 34 petani kedelai hitam dan 16 petani kedelai putih. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif, analisis fungsi Cobb-Douglas, dan uji beda independent samples t-test.
Hasil penelitian menunjukkan karakteristik petani yang berusahatani kedelai di Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas yaitu rata-rata petani berjenis kelamin laki-laki, usia produktif 46 sampai 64 tahun, berpendidikan tamat SD atau sederajat, memiliki pengalaman usahatani lebih dari 10 tahun, memiliki jumlah tanggungan 3 sampai 4 orang, dan memiliki luas lahan kurang dari 0,25 hektar. Terdapat perbedaan faktor produksi yang memengaruhi usahatani kedelai hitam dan kedelai putih, dimana faktor yang memengaruhi faktor produksi usahatani kedelai hitam yaitu tenaga kerja, benih kedelai hitam, dan pupuk NPK, sedangkan faktor yang memengaruhi usahatani kedelai putih yaitu luas lahan, tenaga kerja dan benih kedelai putih. Tidak terdapat perbedaan signifikan total biaya produksi dan BEP produksi usahatani kedelai hitam dan kedelai putih, namun terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan dan R/C ratio usahatani kedelai hitam dan kedelai putih.
Abtrak (Bhs. Inggris)Farmers in Kebasen cultivate two types of soybeans is black soybean or white soybean. Different types of soybean are cultivated, resulting in differences in the factors of production, which include the land area, seeds, fertilizers, pesticides, labor, and differences of the usability of soybean. The purpose of this research is to find out the profile of farmers who are engaged in black and white soybeans in Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, to know the comparative factors that influence the production of black and white soybean and to know comparisons of income, profitability, and BEP (Break Event Point) production of black soybean and white soybeans. The method used in this study is a survey. The location of the study is deliberately selected (purposive sampling) and carried out in June 2024. The sample-taking method in this study was simple random sampling with a total sample of 50 soybean farmers consisting of 34 black soybean farmers and 16 white soybean farmers.
The research results show the characteristics of farmers cultivating soybeans in Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas is the average farmer is male, of productive age 46-64 years old, has completed SD or equivalent education, has more than 10 years of farming experience, has 3-4 dependents, and operates on land less than 0.25 hectares. There are differences in the production factors affecting black soybean and white soybean farming, where the factors influencing black soybean production are labor, black soybean seeds, and NPK fertilizer, while the factors affecting white soybean farming are land area, labor, and white soybean seeds. There are no significant differences in total production costs and break-even point (BEP) between black and white soybean farming; however, there are significant differences in income and the R/C ratio between black and white soybean farming.
Kata kunciCobb-Douglas, Kedelai, Pendapatan
Pembimbing 1Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P.
Pembimbing 2Ulfah Nurdiani, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3-
Tahun2024
Jumlah Halaman153
Tgl. Entri2024-11-12 11:39:39.553502
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.