Artikel Ilmiah : B1A020038 a.n. ANA AFLAHATUN NISA

Kembali Update Delete

NIMB1A020038
NamamhsANA AFLAHATUN NISA
Judul ArtikelPENGARUH SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK JAMUR Lentinula edodes TERHADAP SEL KANKER KOLON WiDr DAN SEL KANKER HATI HepG2
Abstrak (Bhs. Indonesia)Lentinula edodes atau jamur shiitake merupakan jenis edible mushroom yang memiliki senyawa bioaktif tinggi sehingga berpotensi sebagai agen anti kanker, jenis kanker di antaranya adalah kanker kolon dan kanker hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif dari ekstrak kloroform, n-heksana, dan etil asetat tubuh buah jamur L. edodes dan mengetahui aktivitas sitotoksik ketiga ekstrak tubuh buah jamur L. edodes terhadap sel kanker WiDr dan sel kanker HepG2. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan deskriptif. Metode eksperimental untuk mengetahui aktivitas sitotoksik menggunakan uji MTT Assay dan metode deskriptif untuk mendeteksi senyawa bioaktif menggunakan uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier yang dilihat dari nilai IC50 dan deteksi senyawa bioaktif dianalisis secara deskriptif dilihat dari spot warna yang terelusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kandungan senyawa bioaktif terpenoid dan flavonoid pada ketiga ekstrak uji, sedangkan uji sitotoksik menunjukkan hasil yang berbeda pada ketiga ekstrak dan kedua sel uji (WiDr dan HepG2) yang digunakan. Pada sel WiDr nilai IC50 ekstrak kloroform sebesar 144,74 µg/ml, ekstrak n-heksana sebesar 24,44 µg/ml, dan ekstrak etil asetat sebesar 280,01 µg/ml. Sedangkan pada sel HepG2 nilai IC50 ekstrak kloroform sebesar 414,83 µg/ml, ekstrak n-heksana sebesar 380,13 µg/ml, dan esktrak etil asetat sebesar 52,82 µg/ml.
Abtrak (Bhs. Inggris)Lentinula edodes atau jamur shiitake merupakan jenis edible mushroom yang memiliki senyawa bioaktif tinggi sehingga berpotensi sebagai agen anti kanker, jenis kanker di antaranya adalah kanker kolon dan kanker hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif dari ekstrak kloroform, n-heksana, dan etil asetat tubuh buah jamur L. edodes dan mengetahui aktivitas sitotoksik ketiga ekstrak tubuh buah jamur L. edodes terhadap sel kanker WiDr dan sel kanker HepG2. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan deskriptif. Metode eksperimental untuk mengetahui aktivitas sitotoksik menggunakan uji MTT Assay dan metode deskriptif untuk mendeteksi senyawa bioaktif menggunakan uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier yang dilihat dari nilai IC50 dan deteksi senyawa bioaktif dianalisis secara deskriptif dilihat dari spot warna yang terelusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kandungan senyawa bioaktif terpenoid dan flavonoid pada ketiga ekstrak uji, sedangkan uji sitotoksik menunjukkan hasil yang berbeda pada ketiga ekstrak dan kedua sel uji (WiDr dan HepG2) yang digunakan. Pada sel WiDr nilai IC50 ekstrak kloroform sebesar 144,74 µg/ml, ekstrak n-heksana sebesar 24,44 µg/ml, dan ekstrak etil asetat sebesar 280,01 µg/ml. Sedangkan pada sel HepG2 nilai IC50 ekstrak kloroform sebesar 414,83 µg/ml, ekstrak n-heksana sebesar 380,13 µg/ml, dan esktrak etil asetat sebesar 52,82 µg/ml.
Kata kunciLentinula edodes, sel kanker WiDr, sel kanker HepG2, uji senyawa bioaktif, uji sitotoksik.
Pembimbing 1Prof. Dr. Nuraeni Ekowati, M.S.
Pembimbing 2Arif Rahman Hikam, S.Pd., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2024-10-28 09:59:37.948964
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.