Artikel Ilmiah : I1A020029 a.n. SALMA RAIHANA AISYAH

Kembali Update Delete

NIMI1A020029
NamamhsSALMA RAIHANA AISYAH
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Pencegahan Infeksi Nosokomial pada Perawat Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Tingginya risiko penularan infeksi di Puskesmas mendorong perlunya upaya Pencegahan Infeksi yang dilakukan oleh perawat. Dari 105 perawat di Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Purbalingga, sebesar 15,2% perawat pernah mengalami infeksi nosokomial dalam setahun terakhir. Penelitian bertujuan mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan infeksi nosokomial pada perawat.
Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Purbalingga berjumlah 188 orang dengan sampel berjumlah 129 orang menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square dan uji regresi logistik berganda.
Hasil Penelitian : Adanya pengaruh variabel sikap (p-value = 0,000) terhadap perilaku pencegahan infeksi nosokomial. Sedangkan, variabel usia (p-value = 0,141), jenis kelamin (p-value = 0,368), tingkat pendidikan (p-value = 0,721), masa kerja (p-value = 0,353), pengetahuan (p-value = 0,430), motivasi (p-value = 0,231), pengawasan (p-value = 0,663), dan pelatihan PPI (p-value = 0,252) tidak berpengaruh
Kesimpulan : Sikap merupakan faktor paling berpengaruh dengan nilai OR = 7,200, artinya perawat dengan sikap positif berpeluang 7,200 kali lebih besar melakukan upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan baik dibandingkan dengan perawat yang memiliki sikap negatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : The high risk of infection transmission in health centers requires nurses to implement infection prevention measures. Among 105 nurses in Purbalingga District's inpatient health centers, 15.2% experienced nosocomial infections last year. This study identifies factors influencing nurses' infection prevention behavior.
Methods : This research is quantitative with a cross-sectional study design. The study population consisted of 188 nurses from inpatient health centers in Purbalingga District, with a sample size of 129 selected through cluster random sampling. The analysis used includes chi-square tests and multiple logistic regression tests.
Results : There is a significant influence of the attitude variable (p-value = 0,000) on nosocomial infection prevention behavior. Variables such as age (p-value = 0.141), gender (p-value = 0.368), education level (p-value = 0.721), length of service (p-value = 0.353), knowledge (p-value = 0.430), motivation (p-value = 0.231), supervision (p-value = 0.663), and infection prevention training (p-value = 0.252) showed no significant influence.
Conclusion : Attitude is the most influential factor, with an odds ratio (OR) of 7.200, meaning that nurses with a positive attitude are 7.200 times more likely to perform effective nosocomial infection prevention compared to those with a negative attitude.
Kata kunciInfeksi Nosokomial, Perilaku Pencegahan, Perawat
Pembimbing 1Suryanto, S.KM., M.Sc.
Pembimbing 2Nur Ulfah, S.KM., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-09-19 12:36:31.275752
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.