| NIM | B2A022010 |
| Namamhs | AFIFAH MARIANA |
| Judul Artikel | EKSPLORASI SENYAWA BIOAKTIF BAKTERI ASAL SEDIMEN MANGROVE PANTAI LOGENDING KEBUMEN SEBAGAI AGEN ANTI-MRSA DAN PREDIKSI INTERAKSINYA TERHADAP PROTEIN PBP2a |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Resistensi Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) terhadap beberapa antibiotik telah mengubah epidemiologi dan spektrum infeksi MRSA secara signifikan. Bakteri yang ditemukan di sedimen mangrove muncul sebagai sumber senyawa bioaktif yang menjanjikan dengan sifat antimikroba. Pantai Logending di Kebumen, Jawa Tengah, menjadi rumah bagi hutan mangrove dengan keanekaragaman hayati yang kaya. Isolat bakteri dari sedimen ini telah menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Namun, potensi penuh dari mikroba mangrove ini belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengevaluasi aktivitas anti-MRSA dari senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh bakteri dari sedimen mangrove Pantai Logending, Kebumen, dan (b) mengidentifikasi bakteri anti-MRSA potensial berdasarkan urutan gen 16S rRNA mereka. Penelitian ini menggunakan metode survei dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat LG16 dan LG85 menunjukkan aktivitas anti-MRSA yang sangat tinggi, dengan zona penghambatan masing-masing berukuran 43,1 ± 1,20 mm dan 34,6 ± 3,13 mm. Berdasarkan analisis gen 16S rRNA, LG16 paling mirip dengan Bacillus subtilis (99,93%), sedangkan LG85 paling mirip dengan B. tropicus (99,39%). Baik isolat LG16 maupun LG85 berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen anti-MRSA. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The resistance of Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) to several antibiotics has significantly changed the epidemiology and spectrum of MRSA infections. Bacteria found in mangrove sediments are emerging as a promising source of bioactive compounds with antimicrobial properties. Logending Beach in Kebumen, Central Java, hosts a mangrove forest with rich biodiversity. Bacterial isolates from these sediments have demonstrated inhibitory activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. However, the full potential of these mangrove microbes has not yet been fully explored. This research aims to: (a) evaluate the anti-MRSA activity of bioactive compounds produced by bacteria from the mangrove sediments of Logending Beach, Kebumen, and (b) identify potential anti-MRSA bacteria based on their 16S rRNA gene sequences. The study employed a survey method and descriptive analysis. Results revealed that isolates LG16 and LG85 exhibit very high anti-MRSA activity, with inhibition zones measuring 43.1 ± 1.20 mm and 34.6 ± 3.13 mm, respectively. According to the 16S rRNA gene analysis, LG16 is most similar to Bacillus subtilis (99.93%), while LG85 is most similar to B. tropicus (99.39%). Both isolates LG16 and LG85 have the potential to be developed as anti-MRSA agents. |
| Kata kunci | 16S rRNA, anti MRSA, senyawa bioaktif, resistensi |
| Pembimbing 1 | Dini Ryandini |
| Pembimbing 2 | Ari Asnani |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2024-08-30 08:28:12.709229 |
|---|