Artikel Ilmiah : F1C007091 a.n. ARIS HARWANTO

Kembali Update Delete

NIMF1C007091
NamamhsARIS HARWANTO
Judul ArtikelPOLA KOMUNIKASI ANTARA SUAMI ISTRI YANG MENIKAH SIRI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Nikah siri adalah suatu pernikahan yang dilakukan oleh orang-orang Islam Indonesia dengan memenuhi rukun nikah dan syaratnya, tetapi tidak didaftarkan oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Penelitian ini mencoba melihat bagaimana Pola Komunikasi Antara Suami Istri yang Menikah Siri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi Antara Suami Istri yang Menikah Siri.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah pasangan suami istri yang menikah siri. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Pernikahan siri pada dasarnya dilakukan karena adanya faktor-faktor yang dirasa tidak memungkinkan bagi pasangan suami istri untuk menikah secara formal. Kemungkinan ada banyak hal-hal yang melatarbelakangi terjadinya pernikahan siri, yang menurut peneliti semua hal tersebut mengarah kepada posisi perkawinan siri dipandang sebagai jalan keluar yang lebih mudah untuk menghalalkan hubungan suami istri. Setiap keluarga pasti memiliki pola komunikasi yang berbeda-beda. Adanya pola komunikasi yang berbeda itu disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor latar belakang kebudayaaan dan lingkungan sekitar. Akibat kebudayaan dan lingkungan yang berbeda-beda setiap individunya jelas pola komunikasi yang diterapkan juga pasti berbeda-beda. Dalam konsepnya Devito pola komunikasi keluarga dibagi menjadi 4 pola komunikasi, yaitu pola komunikasi persamaan, pola komunikasi seimbang terpisah, pola komunikasi tak seimbang terpisah dan pola komunikasi monopoli. Maka hasil penelitian dari ketiga informan ini menemukan beberapa pola komunikasi yang berbeda diantaranya pada keluarga informan pertama yaitu keluarga bapak Usen menghasilkan pendominasian pola komunikasi persamaan, sedangkan informan kedua keluarga bapak Warto terdapat pola komunikasi seimbang, untuk informan ketiga yaitu keluarga bapak Ipung menghasilkan pendominasian pola komunikasi monopoli.
Abtrak (Bhs. Inggris)Siri marriage is a marriage conducted by Indonesian Muslims to fulfill marital harmony and conditions, but not registered by Act No. 1 of 1974 concerning marriages. This study tried to see how the pattern of Communication Between Husband and Wife were married Siri. The purpose of this study was to determine the pattern of Communication Between Husband and Wife were married Siri.
The method used in this research is descriptive qualitative method. Objectives of this research is that married couples siri. Techniques of data collection using interviews and documentation. This study used purposive sampling to select informants. Data analysis method used is descriptive qualitative analysis with interactive models.
Based on the results of the study concluded that the marriage siri is basically done because the factors were deemed not possible for couples to get married formally. There might be a lot of things behind the siri marriages, according to research all these things lead to marriage siri position is seen as a shortcut that is easier to justify marital relationship. Every family has different communication patterns vary. Different communication pattern is caused by various factors such as background factors cultures and environment. Due cultures and different environments each individual clear communication patterns are applied also certainly vary. In concept Devito family communication patterns were divided into 4 patterns of communication, the communication pattern similarities, seperate balanced communication patterns, separate unbalanced communication patterns and communication patterns monopoly. Then the results of the three informants found several different communication patterns among the family of the first informant that Mr Usen family communication patterns produced pendominasian equation, while the second informant Mr Warto family communication patterns are balanced, for the family of the father of the three informants Mr Ipung generate pendominasian communication patterns monopoly.
Kata kunciKomunikasi, Pola Komunikasi, pernikahan siri
Pembimbing 1Dr.Wisnu Widjanarko
Pembimbing 2Mite Setiansah M.Si
Pembimbing 3Dr.Toto Sugito
Tahun2013
Jumlah Halaman81
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.