Artikel Ilmiah : H1A020063 a.n. YOGA PRASETYA

Kembali Update Delete

NIMH1A020063
NamamhsYOGA PRASETYA
Judul ArtikelANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI PADA PENYULANG KALIBAKAL 11 20 KV
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tenaga listrik yang dihasilkan melalui proses pembangkitan akan ditrans-misikan dan didistribusikan ke pelanggan melalui serangkaian tahapan. PT.PLN ULP Purwokerto Kota bertanggung jawab atas distribusi listrik di wilayah Pur-wokerto dan sekitarnya, dengan pemasok energi dari Gardu Induk (GI) Kalibakal dan Rawalo. Gangguan yang terjadi, baik sementara maupun permanen, dapat menyebabkan pemadaman listrik. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan sistem proteksi seperti Pengaman Manual Terpantau (PMT) dan recloser. Sistem proteksi ini penting untuk meminimalisir gangguan, melindungi transformator, serta menjaga keselamatan manusia dan dampak ekonomi. Komponen penting dalam sistem proteksi meliputi Over Current Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), dan recloser. Keandalan sistem proteksi sangat diperlukan untuk menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik. Dalam konteks penyulang KBL (Kalibakal), terjadi peningkatan gangguan dan belum ada koordinasi waktu kerja antara relay proteksi, seperti yang terlihat dari setting awal relay proteksi di beberapa titik distribusi. Pada metode penelitian dilakukan dengan mencari referensi unutk mengidentifikasi permasalahan yang akan dibahas dan dilanjutkan dengan mennetukan objek lokasi dan data penelitian yang dibutuhkan.Untuk menentukan koordinasi kerja relay dan mencari arus hubung singkat digunakaan simulasi menggunaakan ETAP19.0.1 kemudian dilkukan perhitungan manual untuk membandingkan data.

Abtrak (Bhs. Inggris)The generation of electrical power is followed by transmission and distribution stages to supply customers. PT PLN ULP Purwokerto Kota is responsible for distributing electricity in the Purwokerto area and its surroundings, receiving energy from the Kalibakal and Rawalo Main Substations (GI). Power disturbances, whether temporary or permanent, can lead to outages. To address this issue, a protection system such as Monitored Manual Safety (PMT) and recloser is necessary. This protection system plays a vital role in minimizing disruptions, safeguarding transformers, and ensuring human safety and minimizing economic impact. Key components of the protection system include the OverCurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), and recloser. A reliable protection system is crucial for maintaining the continuity of electrical energy distribution. In the context of the KBL (Kalibakal) feeder, there have been issues with increased disruptions and lack of coordination between protection relays, evident from the initial settings at multiple distribution points. The research approach involves identifying the problems, determining the object's location, and collecting necessary research data through references. Simulations using ETAP 19.0.1 are conducted to determine relay coordination and analyze short circuit currents, followed by manual calculations to compare the data
.
Kata kunciSaluran Distribusi, OCR, GFR, Gangguan hubung singkat, ETAP19.0.1
Pembimbing 1Ir.Winasis,S.T,,M.T.
Pembimbing 2Ir.Muhammad Syaiful Alim.S.T.,M.T.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2024-08-26 12:34:38.218468
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.