Artikel Ilmiah : I1E020047 a.n. AKFIZAYINATUT TABAAH
| NIM | I1E020047 |
|---|---|
| Namamhs | AKFIZAYINATUT TABAAH |
| Judul Artikel | Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Tehadap Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 7-8 Tahun di SD Negeri 1 Purwojati |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Pada masa anak-anak membutuhkan kemampuan motorik kasar sehingga dibutuhkan permainan yang sesuai dengan karakteristik anak anak. Motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar tubuh anak. Permainan tradisional dapat menjadi salah satu opsi yang menjadi perangsang perkembangan motorik kasar anak. Salah satu permainan tradisional yang mampu membantu perkembangan anak yaitu permainan tradisional engklek Observasi di SD Negeri 1 Purwojati menunjukkan bahwa beberapa anak kurang aktif dalam kegiatan gerak, sehingga dibutuhkan permainan yang sesuai pada peningkatan perkembangan motorik. Permainan olahrga tradisional engklek mampu meningkatkan perkembangan motorik kasar. Metodologi: Desain penelitian menggunakan eksperimen one group pretest-posttest, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen tes yang digunakan adalah lari 30 meter, lari zig-zag, lempar turbo, berdiri dengan 1 kaki, dan lompat jauh tanpa awalan Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 7-8 tahun di SD Negeri 1 Purwojati, dengan nilai t hitung lari 30 meter sebesar -2.642, lari zig-zag sebesar -7.370, lempar turbo sebesar 2.994, berdiri dengan 1 kaki sebesar -5.704, dan lompat jauh tanpa awalan 6.352. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 7-8 tahun di SD Negeri 1 Purwojati. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: At a time when children require rough motor skills, games that match the characteristics of children are required. Rough motorism is an ability that requires coordination most of the child's body. Traditional games can be one of the options that is becoming a stimulant of a child's rough motor development. One of the traditional games that can help the development of children is the traditional game of engklek Observation in SD State 1 Purwojati shows that some children are less active in movement activities, so it is necessary to play appropriate to improve motor development. Methodology: Research design using one group pretest-posttest experiments, with sampling techniques using purposive samplings. The test instruments used were 30 meters running, zig-zag running, turbo throwing, standing with 1 foot, and unprecedented distance jumping Research results: This study showed that english playing significantly improved the rough motor skills of 7-8 year-olds in SD State 1 Purwojati, with a t-count of 30 metres running at -2,642, zigzag run at -7,370, turbo-throwing at 2,994, standing at 1 foot at -5,704, and long-distance jump without a precedent of 6,352. Conclusion: This study shows that engklek play significantly improves the rough motor skills of children aged 7-8 years in the State SD 1 Purwojati. |
| Kata kunci | Permainan engklek, motorik kasar. |
| Pembimbing 1 | Neva Widanita, S.Pd., M.Or. |
| Pembimbing 2 | Bayu Suko Wahono, S.Pd., M.Or. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2024-08-26 11:14:54.455391 |