Artikel Ilmiah : J1C019046 a.n. MUHAMMAD LUKMAN ROCHTANANTYO

Kembali Update Delete

NIMJ1C019046
NamamhsMUHAMMAD LUKMAN ROCHTANANTYO
Judul ArtikelKebudayaan Daerah Peternakan di Hokkaido Melalui Pendekatan Cultural Studies Pada Manga Gin no saji
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebudayaan yang terdapat pada daerah peternakan di Hokkaido dalam manga Gin no Saji. Teori yang digunakan adalah teori cultural studies yang dikemukakakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa manga Gin no Saji oleh Hiromu Arakawa, berupa potongan dialog serta gambar yang terdapat di manga yang mengandung kebudayaan Jepang berupa sistem ie dan balap kuda Jepang. Data diperoleh menggunakan dokumentasi lalu dianalisis dengan teknik analisis data kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 22 data mengenai kebudayaan menurut cultural studies Morrison. Terdapat 15 data yang sesuai dengan cultural studies Morrison mengenai kebudayaan peternakan, 4 data mengenai sistem ie dan 3 data mengenai balap kuda di Jepang. Berdasarkan hasil analisis data tersebut menggunakan poin-poin dalam cultural studies berupa ideologi budaya, hegemoni budaya, struktur kekuasaan, dan decoding informasi diketahui bahwa ideologi budaya mengubah sepenuhnya budaya Hokkaido lama yang dikuasai suku Ainu menjadi budaya Jepang sekarang, hegemoni budaya menjadikan budaya yang telah menang yaitu budaya Jepang modern menjadi budaya mayoritas di Hokkaido, struktur kekuasaan menjelaskan dominasi penuh pemerintah dalam perubahan budaya tersebut, dan decoding informasi menjadikan budaya yang telah diterapkan sebagai budaya baru dari daerah Hokkaido. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah peranan budaya yang mengontrol kehidupan masyarakat setempat, masyarakat mayoritas yang membawa kebudayaan baru menggeser kebudayaan lama yang telah menetap lama pada daerah peternakan di Jepang.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to describe the culture found in the livestock area in Hokkaido in the Gin no Saji manga. The theory used is cultural studies theory. This research is a descriptive research with qualitative method. The data in this research is in the form of Gin no Saji manga by Hiromu Arakawa, in the form of pieces of dialogue and images contained in the manga that contain Japanese culture in the form of the ie system and Japanese horse racing. The data were obtained using documentation and then analysed using contextual data analysis technique. The results of this study show that there are 22 data about culture according to Morrison's cultural studies. There are 15 data that are in accordance with Morrison's cultural studies about animal husbandry culture, 4 data about the ie system and 3 data about horse racing in Japan. Based on the results of the data analysis using the points in cultural studies in the form of cultural ideology, cultural hegemony, power structure, and information decoding, it is known that cultural ideology completely changes the old Hokkaido culture controlled by the Ainu tribe into the current Japanese culture, cultural hegemony makes the culture that has won, namely modern Japanese culture, the majority culture in Hokkaido, power structure explains the full dominance of the government in the cultural change, and information decoding makes the culture that has been applied as a new culture of the Hokkaido area. The conclusion that can be obtained from this research is the role of culture that controls the lives of local people, the majority community that brings new culture shifts the old culture that has been settled for a long time in the farming area in Japan.
Kata kuncicultural studies, hokkaido, budaya peternakan
Pembimbing 1Yudi Suryadi, S. Pd, M. Pd
Pembimbing 2Diana Puspitasari, S. S, M. A
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman120
Tgl. Entri2024-08-26 09:38:23.587899
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.