Artikel Ilmiah : F1F020071 a.n. ISNA AULIA

Kembali Update Delete

NIMF1F020071
NamamhsISNA AULIA
Judul ArtikelKebijakan Internasionalisasi Renminbi di Kawasan Asia Tenggara Melalui Perspektif Kekuatan Struktural Susan Strange Tahun 2018-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)Internasionalisasi RMB merupakan bagian dari kebijakan strategis China untuk
memperkuat pengaruh ekonominya di panggung global dan mengurangi ketergantungan
pada dolar AS. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptifanalitis, berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan lembaga keuangan,
publikasi pemerintah, dan literatur akademik. Penelitian ini juga akan memberikan
pandangan Susan Strange dalam melihat kebijakan internasionalisasi mata uang China
ini melalui perspektif kekuatan struktural, termasuk struktur produksi, finansial,
keamanan, serta pengetahuan. Hasil penelitian ini berusaha menunjukkan bahwa proses
internasionalisasi RMB di Asia Tenggara didorong oleh beberapa faktor utama seperti
adanya kekuatan ekonomi China yang terus meningkat, kebijakan perdagangan dan
investasi yang proaktif, serta berbagai perjanjian mata uang yang terjalin oleh China
dengan beberapa negara lain. Penelitian ini menemukan bahwa internasionalisasi mata
uang China harus melalui beberapa tahap, sebelum akhirnya dapat menjadi mata uang
yang dapat diakui penggunaannya secara global. Dalam internasionalisasi RMB, mata
uang ini masih terus dikembangkan melalui pendekatan secara regional dalam wilayah
sekitar geografis China itu sendiri, khususnya Asia Tenggara. Namun dalam proses
pengembangannya, hal ini juga turut menimbulkan beberapa respon dari negara lain
yang telah lama memperhatikan gerak ekonomi agresif milik China seperti Amerika
Serikat, Jepang, Inggris, serta Uni Eropa.
Abtrak (Bhs. Inggris)The internationalization of the RMB is part of China's strategic policy to strengthen its
economic influence on the global stage and reduce dependence on the US dollar. This
study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method, based on
secondary data obtained from financial institution reports, government publications, and
academic literature. This research will also provide Susan Strange's view of China's
currency internationalization policy through structural power perspective, including
production structure, finance, security, and knowledge. The results of this research seek
to show that the process of RMB internationalization in Southeast Asia is driven by
several key factors such as China's growing economic strength, proactive trade and
investment policies, as well as various currency agreements entered into by China with
several other countries. This research found that the internationalization of China's
currency must go through several stages, before it can finally become a currency that
can be recognized for use globally. In the internationalization of the RMB, this currency
is still being developed through a regional approach within the geographical vicinity of
China itself, especially Southeast Asia. But in the process of development, this also
caused some responses from other countries that have long noticed China's aggressive
economic movements such as the United States, Japan, Britain, and the European
Union.
Kata kunciAsia Tenggara, China, Internasionalisasi Mata Uang, Kekuatan Struktural, Perjanjian Bilateral
Pembimbing 1Renny Miryanti, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Arum Tri Utami, S.IP., M.A
Pembimbing 3Dr. Arif Darmawan S.IP., M.Si
Tahun2024
Jumlah Halaman107
Tgl. Entri2024-08-23 11:01:13.547918
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.