Artikel Ilmiah : F1B017115 a.n. YUNIA ADI PURWANI

Kembali Update Delete

NIMF1B017115
NamamhsYUNIA ADI PURWANI
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)
DI DESA KARANGKEMIRI, KECAMATAN PEKUNCEN, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kemiskinan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banyumas. Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan, maka pada tahun 2007 Pemerintah Indonesia melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). Desa Karangkemiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Pekuncen yang masuk ke dalam daftar desa miskin ekstrem dengan jumlah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) terbanyak ketiga setelah Desa Pekuncen dan Cibangkong. Pada tahun 2013 untuk pertama kalinya Desa Karangkemiri melaksanakan PKH. Dalam pelaksanaannya terdapat kegiatan rutin oleh pendamping yaitu Pertemuan Peningkatan Kemampuan Kelompok (P2K2). Penelitian ini menggunakan model implementasi Edward III yang memuat 4 aspek yaitu komunikasi, sumber daya, sikap, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan P2K2 dalam implementasi PKH di Desa Karangkemiri pelaksanaannya belum maksimal. Pada aspek komunikasi menunjukkan komunikasi yang terjalin sudah baik dan tidak terjadi miss komunikasi. Aspek sumber daya menunjukkan bahwa ketersediaan sumber daya, petunjuk/arahan maupun fasilitas yang tersedia sudah memadai dan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Aspek sikap para pelaksana kegiatan sudah baik. Namun terkendala kegiatan P2K2 yang vacum sementara karena pergantian pendamping. Aspek struktur birokrasi PKH sudah disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh KPM dan pelaksanaannya sudah sesuai dengan SOP yang berlaku.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is entitled Implementation of the Family Hope Program (PKH) in Karangkemiri Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. This research is based on the problem of poverty that occurs in Indonesia, especially in Banyumas Regency. In order to accelerate poverty alleviation, in 2007 the Government of Indonesia implemented the Family Hope Program (PKH). Karangkemiri Village is one of the villages in Pekuncen District that is included in the list of extreme poor villages with the third highest number of Beneficiary Groups (KPM) after Pekuncen and Cibangkong Villages. In 2013, for the first time, Karangkemiri Village carried out PKH. In its implementation, there are routine activities by the companions, namely Group Capacity Improvement Meetings (P2K2). This study uses the Edward III implementation model which contains 4 aspects, namely communication, resources, attitudes, and bureaucratic structure. The results of this study show that P2K2 activities in the implementation of PKH in Karangkemiri Village have not been optimally implemented. In the aspect of communication, it shows that the communication that is established is good and there is no miscommunication. The resource aspect shows that the availability of resources, instructions/directions and available facilities is adequate and in accordance with the applicable standard operating procedures (SOP). The attitude aspect of the activity implementers is good. However, there are constraints on P2K2 activities that are temporarily vacant due to the change of companions. The aspect of the PKH bureaucratic structure has been adjusted to what is needed by the KPM and its implementation is in accordance with the applicable SOPs.
Kata kuncikemiskinan, kesejahteraan, Program Keluarga Harapan (PKH)
Pembimbing 1Dr. Tobirin, M.Si
Pembimbing 2Prof. Dr. Dwiyanto Indiahono, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2024-08-23 10:28:22.02924
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.