Artikel Ilmiah : K1C018054 a.n. WINDI ANA
| NIM | K1C018054 |
|---|---|
| Namamhs | WINDI ANA |
| Judul Artikel | KAJIAN TINGKAT KERAWANAN GEMPA BUMI WILAYAH KECAMATAN KALIBENING KABUPATEN BANJARNEGARA BERDASARKAN KEADAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Peak Ground Acceleration (PGA) merupakan nilai percepatan getaran tanah yang tertinggi pada suatu wilayah ketika terjadinya bencana alam gempa bumi. Penelitian kali ini bertujuan untuk memetakan kerwanan gempa bumi berdasarkan kekuatan maghnitudo, dengan menentukan nilai Peak Ground Acceleration (PGA) menggunakan persamaan Fukushima Tanaka sebesar 0,00911-0,050 g serta keadaan geologi di daerah Kecamatan Kalibening Banjarnegara. Data gempa bumi Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara tahun 2018 di dapatkan dari rekaman alat Accelorograph BMKG Senin, 18 April 2018 pukul 06.28 WIB dengan kedalaman 12 km Koordinat 7,21o LS dan 109,67o BT dengan kekuatan M > 4. Kemudian data gempa bumi di olah dan di buat peta kerawanan dengan menggunakan software ArcMap 10.4 dengan menggunakan metode skoring AHP (Analytic Hierarchy Process) berdasarkan keadaan geologi di Kecamatan Kalibening. Hasil pengolahan serta perhitungan menunjukan desa paling rawan terhadap guncangan gempa bumi berada pada desa gunung langit bagian barat, sikumpul bagian barat, sidakangen bagian barat, kali bombong bagian timur, dan desa kalisat kidul bagian barat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Peak Ground Acceleration (PGA) is the highest ground vibration acceleration value in an area when an earthquake occurs. This research aims to map earthquake vulnerability based on magnitude, by determining the Peak Ground Acceleration (PGA) value using the Fukushima Tanaka equation of 0.00911-0.050 g as well as the geological conditions in the Kalibening Banjarnegara District area. Earthquake data for Kalibening District, Banjarnegara Regency in 2018 was obtained from recordings from the BMKG Accelorograph tool Monday, April 18 2018 at 06.28 WIB with a depth of 12 km with coordinates 7.21o South Latitude and 109.67o East Longitude with a strength of M > 4. Then the earthquake data was processed and a vulnerability map was created using ArcMap 10.4 software using the AHP (Analytic Hierarchy Process) scoring method based on the geological conditions in Kalibening District. The results of processing and calculations show that the villages most vulnerable to earthquake shocks are the western part of Gunung Langit village, the western part of Sikumpul, the western part of Sidakangen, the eastern part of Kali Bombong, and the western part of Kalisat Kidul village. |
| Kata kunci | Gempa bumi, Peak Ground Acceleration, Fukusima dan Tanaka, Tingkat Kerawanan, Analytic Hierarchy Process |
| Pembimbing 1 | Dr. Zaroh Irayani, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ekalia Ardenti, S.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 61 |
| Tgl. Entri | 2024-08-23 09:55:08.422015 |