Artikel Ilmiah : F1B020005 a.n. DINI ALFI SAPHIRA

Kembali Update Delete

NIMF1B020005
NamamhsDINI ALFI SAPHIRA
Judul ArtikelImplementasi Program Sulap Sampah Berubah Uang dalam Mendukung Zero Waste Zero Emission di Kabupaten Banyumas (Penelitian tentang Pengelolaan Sampah)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengelolaan sampah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyumas, menghadapi tantangan serius dengan peningkatan volume sampah. Program sulap sampah berubah uang bertujuan mendukung zero waste dan zero emission melalui inovasi digital. Penelitian ini mengkaji proses implementasi program sulap sampah berubah uang dalam mendukung konsep zero waste zero emission di Kabupaten Banyumas dan memberikan base practice implementasi program sulap sampah berubah uang pada daerah-daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dikaji menggunakan model implementasi Van Meter dan Van Horn (1975) yang terdiri dari aspek standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi dan penguatan aktivitas, karakteristik agen pelaksana dan disposisi implementor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program sulap sampah berubah uang di Kabupaten Banyumas telah berjalan, namun, implementasi program ini masih terhambat oleh kurangnya standar operasional yang jelas, keterbatasan anggaran, serta tantangan dalam komunikasi dan partisipasi masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstact
Waste management in Indonesia, including in Banyumas Regency, is facing a serious challenge with the increasing waste volume. The waste-to-money program aims to support zero waste and zero emission through digital innovation. This research examines the implementation process of the waste-turned-money program in supporting the concept of zero waste zero emission in Banyumas Regency and provides a basic practice of implementing the waste-to-money program in other regions in Indonesia. This research was studied using the Van Meter and Van Horn (1975) implementation model which consists of aspects of policy standards and objectives, resources, interorganizational communication and strengthening activities, characteristics of implementing agents and disposition of implementers. The method used in this research is a qualitative method with data collection through interviews, observation and documentation. This research shows that the implementation of the waste-to-money program in Banyumas Regency has been running, however, the implementation of this program is still hampered by the lack of clear operational standards, budget limitations, as well as challenges in communication and community participation.
Kata kunciImplementasi Program, Program sulap sampah berubah uang, Pengelolaan Sampah, Zero Waste Zero Emission
Pembimbing 1Prof. Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si
Pembimbing 2Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2024-08-22 14:48:35.609315
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.