Artikel Ilmiah : I1C020079 a.n. HILDA FAUZIAH YULIANTI

Kembali Update Delete

NIMI1C020079
NamamhsHILDA FAUZIAH YULIANTI
Judul ArtikelAnalisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Fraksi Metanol Ko-kultur Jamur Simbion Nudibranchia dan Bakteri Sinomicrobium sp. PAP.21 terhadap Mycobacterium smegmatis
Abstrak (Bhs. Indonesia)Senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh jamur simbion invertebrata laut seperti nudibranchia telah menunjukkan potensi aktivitas biologis. Namun, pada kondisi laboratorium standar terdapat beberapa klaster gen biosintetik tidak aktif, sehingga dilakukan pendekatan ko-kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur simbion nudibranchia, menganalisis profil KLT, dan mengevaluasi aktivitas antibakteri fraksi metanol (MeOH) terhadap M. smegmatis. Penelitian ini dilakukan dengan menginokulasi jamur simbion nudibranchia kode 8B pada media PDA hingga diperoleh isolat murni dan diidentifikasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis. Fermentasi dilakukan dengan metode ko-kultur jamur dengan bakteri pada media beras. Kemudian diekstraksi dengan EtOAc dan difraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut metanol-air dan n-heksana. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode KLT dan uji aktivitas antibakteri terhadap M. smegmatis dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Jamur simbion kode 8B yang diisolasi dari nudibranchia teridentifikasi secara morfologi sebagai Penicillium sp. Fraksi MeOH ko-kultur mengandung beragam metabolit sekunder diantaranya alkaloid, flavonoid, dan steroid. Ekstrak EtoAc monokultur bakteri dan ekstrak EtoAc monokultur jamur dapat menghambat pertumbuhan bakteri M. smegmatis dengan zona hambat sebesar 2,67 ± 2,31 mm dan 4,67 ± 2,31 mm yang termasuk kategori lemah. Sementara fraksi MeOH ko-kultur menunjukkan aktivitas antibakteri sebesar 8,33 ± 1,15 mm yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, fraksi MeOH ko-kultur jamur Penicillium kode 8B dengan bakteri Sinomicrobium sp. PAP.21 pada media beras menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap M. smegmatis sehingga metode ko-kultur ini dinyatakan berhasil dalam menginduksi keragaman metabolit aktif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Bioactive compounds produced by fungal symbionts of marine invertebrates such as nudibranchia possess biological activity. However, most of biosynthetic gene clusters are inactive under standard laboratory culture conditions, leading to the application of co-culture strategy. This study aimed to identify the fungal symbionts of nudibranchia, to analyze its phytochemical, and to evaluate its antibacterial activity against Mycobacterium smegmatis. Fungal symbionts of nudibranchia were inoculated on PDA media until a pure isolate obtained, and then identified morphologically through macroscopic and microscopic. Fermentation was carried out on rice media using the co-culture method between fungus and bacterium. The ethyl acetate (EtOAc) extracts were then fractionated using a liquid-liquid extraction technique using methanol-water and n-hexane. The TLC method was performed to identify the phytochemical content. While the Kirby-Bauer disk diffusion method was employed to assess the antibacterial activity against M. smegmatis. Morphological analysis suggested that the fungal symbiont 8B isolated from nudibranchia was identified as Penicillium sp. The MeOH fraction of the co-culture contained secondary metabolites, including alkaloids, flavonoids, and steroids. The EtOAc extract from the bacterial and fungal monoculture inhibited the growth of M. smegmatis, with inhibition zone diameters of 2.67 ± 2.31 and 4.67 ± 2.31 mm which categorized as weak. Meanwhile, the MeOH fraction of the co-culture showed antibacterial activity, with inhibition zone diameter of 8.33 ± 1.15 mm, which was categorized as moderate. MeOH fraction from co-culture of the Penicillium and Sinomicrobium sp.PAP.21 in rice media revealed antibacterial activity against M. smegmatis. This supposes that co-culture approach was capable of inducing various secondary metabolites.
Kata kunciAntibakteri, Jamur simbion, Mycobacterium smegmatis, Ko-kultur, Penicillium.
Pembimbing 1Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc.
Pembimbing 2Dr.rer.nat. apt. Joko Tri Wibowo, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-08-22 14:22:37.975027
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.