Artikel Ilmiah : F1F020032 a.n. GINANJAR PAMUJI

Kembali Update Delete

NIMF1F020032
NamamhsGINANJAR PAMUJI
Judul ArtikelEfektivitas Gerakan Sosial 'No Japan' di Korea Selatan (2019-2022)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemarahan masyarakat Korea Selatan terhadap kebijakan pembatasan ekspor bahan semi konduktor, penghapusan Korea Selatan dari white list ekspor, serta penolakan Jepang terhadap pemberian ganti rugi sesuai tuntutan Mahkamah Agung tahun 2018. Hal tersebut kemudian menyebabkan sentimen anti-Jepang bergejolak di Korea Selatan. Masyarakat Korea Selatan mengutarakan protesnya dengan cara bersatu dalam gerakan sosial ‘No Japan’. ‘No Japan’ yang menjadi simbol aksi protes terhadap Jepang mengajak masyarakat Korea Selatan untuk memboikot produk dan layanan milik Jepang serta melakukan unjuk rasa di berbagai tempat terutama di Kedutaan Besar Jepang. Penelitian ini akan menganalisis mengenai efekitivitas, dan faktor penentu dari hasil yang tercapai oleh gerakan tersebut. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Resource Mobilization Theory (RMT) dan konsep efektivitas gerakan sosial dengan tujuan untuk mengetahui mengenai efektivitas dan faktor yang menentukan hasil dari gerakan. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan.
Hasil dari penelitian ini adalah gerakan sosial ‘No Japan’ tidak efektif karena tidak mendapatkan tanggapan serta perubahan kebijakan yang menguntungkan bagi tujuan dari gerakan. Kegagalan ini disebabkan karena ‘No Japan’ tidak memobilisasikan sumber daya yang dimilikinya dengan baik sehingga hasil yang didapatkan berupa kegagalan.


Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by the anger of the South Korean people towards the policy of limiting exports of semiconductor materials, the removal of South Korea from the export white list, and Japan's refusal to compensate according to the demands of the South Korean Supreme Court in 2018. This then caused anti-Japanese sentiment to flare up in South Korea. South Koreans expressed their protest by uniting in the 'No Japan' social movement. 'No Japan', which symbolizes the protest against Japan, invites South Koreans to boycott Japanese products and services and hold demonstrations in various places, especially at the Japanese Embassy. This research will analyze the effectiveness and the determining factors of the results achieved by the movement. This research is analyzed using Resource Mobilization Theory (RMT) and the concept of social movement effectiveness to know about the effectiveness and factors that determine the results of the movement. This research will use a qualitative analysis method with a literature study approach.
The result of this research is that the 'No Japan' social movement is ineffective because it does not get responses and policy changes that are favorable to the goals of the movement. This failure is because 'No Japan' did not mobilize its resources properly so the results were obtained in the form of failure.



Kata kunciJepang, Korea Selatan, Gerakan Sosial, Masyarakat Korea Selatan
Pembimbing 1Dr. Agus Haryanto, M.Si
Pembimbing 2Dr. Muhammad Yamin, M.Si
Pembimbing 3Dr. Tundjung Linggarwati, M.Si
Tahun2024
Jumlah Halaman93
Tgl. Entri2024-08-22 13:05:33.080775
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.