Artikel Ilmiah : I1C020002 a.n. NANDA RAHMA SETIANINGSIH

Kembali Update Delete

NIMI1C020002
NamamhsNANDA RAHMA SETIANINGSIH
Judul ArtikelFormulasi dan Karakterisasi Nanopartikel Ekstrak Air Panas Kunyit (Curcuma longa) Berbasis Kitosan-Alginat untuk Kandidat Terapi Penyakit Hati
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kunyit (Curcuma longa) dikenal mengandung kurkumin dan bisakuron yang memiliki efek hepatoprotektif. Beberapa studi menunjukkan potensi ekstrak air panas kunyit sebagai agen terapeutik penyakit hati. Nanoteknologi dapat meningkatkan aktivitas biologi herbal, dan kombinasi kitosan-alginat mampu melindungi biomolekul serta mengendalikan enkapsulasi dan pelepasan obat. Penelitian ini mengembangkan formulasi nanopartikel ekstrak air panas kunyit menggunakan polimer kitosan-alginat dan karakterisasinya. Pembuatan nanopartikel ekstrak air panas kunyit (C. longa) menggunakan kitosan dan alginat melalui metode gelasi ionotropik dengan rasio massa kitosan-alginat 0,02:1, 0,04:1, dan 0,08:1. Karakterisasi nanopartikel meliputi penentuan ukuran partikel, distribusi ukuran partikel, zeta potensial, morfologi, analisis Fourier Transform Infrared Spectroscopy, dan Differential Scanning Calorimetry. Dipilih formula I dengan rasio massa kitosan-alginat (0,02:1) karena tidak menunjukkan adanya agregasi atau endapan selama studi pendahuluan. Hasil karakterisasi berupa ukuran partikel 700,3±10,2 nm, PDI 0,64±0,07, zeta potensial -25,91±0,41 mV, dan morfologi berbentuk kubus. Analisis FTIR menunjukkan peningkatan intensitas pada gugus O-H serta puncak baru pada 2931,94 cm⁻¹ dan 994,53 cm⁻¹, mengindikasikan ekstrak air panas kunyit terjerap dalam nanopartikel. Analisis DSC menunjukkan peristiwa termal spesifik pada 98,46°C, 133,03°C, 148,52°C, dan 181,90°C yang sesuai dengan karakteristik termal kitosan, alginat, dan ekstrak air panas kunyit.
Abtrak (Bhs. Inggris)Turmeric (Curcuma longa) is known to contain curcumin and bisacuron, which have hepatoprotective effects. Several studies indicate the potential of hot water turmeric extract as a therapeutic agent for liver diseases. Nanotechnology can enhance the biological activity of herbal extracts, and the combination of chitosan and alginate can protect biomolecules and control drug encapsulation and release. This study develops and characterizes a nanoparticle formulation of hot water turmeric extract using chitosan-alginate polymers. Nanoparticles of hot water turmeric extract (C. longa) were prepared using chitosan and alginate through the ionotropic gelation method with chitosan-alginate mass ratios of 0.02:1, 0.04:1, and 0.08:1. Characterization of the nanoparticles included determining particle size, particle size distribution, zeta potential, morphology, Fourier Transform Infrared Spectroscopy analysis, and Differential Scanning Calorimetry. Formula I with a chitosan-alginate mass ratio of 0,02:1 was selected because it did not show aggregation or sedimentation during the preliminary study. Characterization results showed a particle size of 700.3±10.2 nm, PDI of 0.64±0.07, zeta potential of -25.91±0.41 mV, and cubic morphology. FTIR analysis revealed an increase in the intensity of O-H groups and new peaks at 2931.94 cm⁻¹ and 994.53 cm⁻¹, indicating that the turmeric hot water extract was adsorbed into the nanoparticles. DSC analysis showed specific thermal events at 98.46°C, 133.03°C, 148.52°C, and 181.90°C, corresponding to the thermal characteristics of chitosan, alginate, and turmeric hot water extract.
Kata kunciEkstrak air panas kunyit (Curcuma longa), nanopartikel kitosan-alginat.
Pembimbing 1apt. Dhadhang Wahyu Kurniawan, M.Sc., Ph.D
Pembimbing 2Dr. apt. Tuti Sri Suhesti, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-08-22 12:28:13.990851
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.