| NIM | H1E019029 |
| Namamhs | DEVAN NUR FAUZY |
| Judul Artikel | Usuluan Peningkatan Kualitas Pelayanan Menggunakan Quality Function Deployment Berbasis Service Quality Dan Kano Model Pada Barbershop HAX |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kualitas pelayanan adalah upaya dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan serta mengevaluasinya berdasarkan persepsi mereka, sementara kepuasan pelanggan timbul dari hasil perbandingan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan yang dimiliki pelanggan terhadap suatu produk atau jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kualitas pelayanan Barbershop HAX menggunakan Quality Function Deployment (QFD) dan integrasi metode Service Quality (Servqual) dengan Kano Model. Metode Servqual digunakan untuk mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap pelayanan, sementara Kano Model digunakan untuk mengkategorikan atribut pelayanan berdasarkan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Dari hasil analisis terhadap 27 atribut pelayanan, ditemukan bahwa nilai persepsi pelanggan secara umum lebih rendah dibandingkan dengan nilai harapan mereka. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara ekspektasi pelanggan dan realitas layanan yang mereka terima. Hasil penelitian ini adalah rancangan usulan perbaikan yang terstruktur dan sistematis berdasarkan pada hasil pengolahan data, dengan pengimplementasian activity network diagram untuk merencanakan urutan dan prioritas pelaksanaan setiap langkah perbaikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Service quality is the effort to meet customer needs and expectations and evaluate them based on their perceptions, while customer satisfaction arises from comparing perceived performance with expectations for a product or service. This study aims to identify and analyze the service quality of Barbershop HAX using Quality Function Deployment (QFD) and integrating the Service Quality (Servqual) method with the Kano Model. The Servqual method measures the gap between customer expectations and perceptions of service, while the Kano Model categorizes service attributes based on their impact on customer satisfaction. Analysis of 27 service attributes revealed that overall, customer perceptions were lower than their expectations, indicating a gap between customer expectations and the reality of the service provided. The study results in a structured and systematic proposal for improvement based on data processing, utilizing activity network diagrams to plan the sequence and prioritize implementation of each improvement step. |
| Kata kunci | Kepuasan pelanggan, service quality, quality function deployment, kano model, activity network diagram |
| Pembimbing 1 | Ir. Katon Muhammad,S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Ir. Amanda Sofiana,S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2024-08-22 12:22:35.93241 |
|---|