Artikel Ilmiah : A1A020083 a.n. UMI KULSUM
| NIM | A1A020083 |
|---|---|
| Namamhs | UMI KULSUM |
| Judul Artikel | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi di Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ketahanan pangan adalah keadaan di mana kebutuhan pangan suatu rumah tangga terpenuhi sepenuhnya, yang tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup baik dari segi jumlah maupun kualitas. Sebagian besar penduduk Kecamatan Kebasen bermata pencarian sebagai petani. rata-rata luas panen padi sawah di Kabupaten Banyumas sebesar 2.362,63 ha dengan jumlah luas panen padi sebesar 63.791,00. Kacamatan Kebasen memiliki luas panen padi sawah sebesar 1.943,00 ha. Luas lahan panen padi sawah yang dimiliki Kecamatan Kebasen dibawah rata-rata luas panen padi sawah Kabupaten Banyumas. Luas lahan panen yang terbatas mempengaruhi terhadap jumlah produksi padi yang dihasilkan dan dapat mempengaruhi pendapatan yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh rumah tangga petani padi yang ada di Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas dan sampel dari penelitian ini adalah rumah tangga petani padi yang memiliki lahan pribadi dan memperoleh pendapatan dari usahatani tersebut. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 50 petani padi. Penelitian ini menggunakan metode analisis pangsa pengeluaran pangan sebagai indikator ketahanan pangan dan analisis linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui nilai PPP sebesar 41,91% dan variabel yang mempengaruhi ketahanan pangan diantaranya adalah pendapatan usahatani, pendapatan non usahatani, pengeluaran pangan, pengeluaran non pangan, dan tingkat pendidikan ibu rumah tangga. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Food security refers to the condition where a household's food needs are met, reflected in the availability of food in adequate quantity and quality. Most of the population in Kebasen District earn their livelihood as farmers. The average area of rice paddy harvest in Banyumas Regency is 2,362.63 hectares with a total harvested area of 63,791.00 hectares. Kebasen District has a rice paddy harvest area of 1,943.00 hectares. The harvested area in Kebasen District is below the average harvested area of rice paddy in Banyumas Regency. The limited harvested land area affects the amount of rice production and can influence the income generated. The aim of this study is to determine the level and factors affecting food security. The population of this study consists of all rice farming households in Kebasen District, Banyumas Regency, and the sample includes rice farming households with private land who earn income from this farming activity. The number of respondents in this study is 50 rice farmers. This study uses the food expenditure share analysis method as an indicator of food security and multiple linear regression analysis. Based on the research results, the PPP value is 41.91%, and the variables affecting food security include farming income, non-farming income, food expenditure, non-food expenditure, and the level of education of the household head. |
| Kata kunci | Ketahanan pangan, PAngsa pengeluaran pangan |
| Pembimbing 1 | Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P. |
| Pembimbing 2 | Lutfi Zulkifli, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2024-08-22 12:02:56.194284 |