Artikel Ilmiah : B1A020097 a.n. DZULKIFLI FERDIANSYAH PRI HUTOMO
| NIM | B1A020097 |
|---|---|
| Namamhs | DZULKIFLI FERDIANSYAH PRI HUTOMO |
| Judul Artikel | Pengaruh Ukuran Kotak Berbahan Kayu Albasia Terhadap Jumlah Sel Anakan, Sel Madu, dan Sel Polen Lebah Tetragonula biroi |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Budidaya lebah tanpa sengat Tetragonula biroi menggunakan kotak sarang berbahan kayu menjadi memiliki potensi tinggi bagi peternak lebah di Indonesia. Pada pembuatan kotak, ukuran dan bahan dasar menjadi hal yang harus diperhatikan karena berhubungan dengan kualitas sarang. Ukuran kotak sarang akan mempengaruhi bagaimana suasana sarang yang meliputi suhu dan kelembapan. Suhu dan kelembapan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup lebah klanceng mulai dari perkembangan sel anakan dan produktivitas lebah dalam memproduksi madu dan mencari pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai ukuran kotak sarang berbahan kayu albasia terhadap jumlah sel anakan, sel madu, dan sel polen koloni lebah T. biroi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dan dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian ini bertempat di halaman depan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Kotak sarang berbahan kayu albasia yang diamati memiliki ukuran 17 x 14 x 21 cm3, 20 x 17 x 21 cm3 dan 21 x 18 x 22 cm3 dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan jumlah total 15 kotak sarang yang diamati dan didokumentasikan seminggu sekali dalam kurun waktu dua bulan. Parameter yang diamati adalah sel anak, sel madu dan sel polen. Data penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil dari uji ANOVA menunjukkan ukuran sarang berbahan kayu albasia tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah sel anakan, sel madu, dan sel polen koloni lebah T. biroi. Hal tersebut dikarenakan suhu dan kelembapan pada ketiga ukuran kotak tidak berbeda secara signifikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cultivating stingless bees, Tetragonula biroi, using wooden nest boxes has high potential for beekeepers in Indonesia. When making boxes, the size and basic materials must be considered because they relate to the quality of the nest. The size of the nest box will affect the atmosphere of the nest, including temperature and humidity. Temperature and humidity greatly influence the survival of the Klanceng bee, starting from the development of daughter cells and the productivity of the bees in producing honey and finding food. This research aims to determine the effect of various sizes of albizia wood nest boxes on the number of baby cells, honey cells and pollen cells of T. biroi bee colonies. This research was conducted using an experimental method and was designed using a randomized block plan. This research took place on the front page of the Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University. The albizia wood nest boxes observed had dimensions of 17 x 14 x 21 cm3, 20 x 17 x 21 cm3 and 21 x 18 x 22 cm3 where each treatment was repeated 5 times with a total of 15 nest boxes observed and documented once a week over a period of two months' time. The parameters observed were daughter cells, honey cells and pollen cells. Research data was analyzed using the ANOVA test. The results of the ANOVA test showed that the size of the nest made from albizia wood did not show a significant effect on the number of brood cells, honey cells and pollen cells of the T. biroi bee colony. This is because the temperature and humidity in the third box size do not differ significantly. |
| Kata kunci | kayu albasia, perkembangan koloni, Tetragonula biroi, ukuran kotak sarang. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr.rer.nat. Imam Widhiono, M.Z., M.S. |
| Pembimbing 2 | Trisno Haryanto, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 36 |
| Tgl. Entri | 2024-08-22 10:42:22.294556 |