Artikel Ilmiah : E1A020175 a.n. ADI LUQMAN

Kembali Update Delete

NIME1A020175
NamamhsADI LUQMAN
Judul ArtikelTINJAUAN YURIDIS WANPRESTASI ATAS PERBUATAN MENAIKAN HARGA PENJUALAN SECARA SEPIHAK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH
(Studi Putusan Nomor: 394/Pdt.G/2023/PN Jkt.Utr)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perjanjian melahirkan perikatan yang mengikat bagi para pihak yang membuatnya. Namun, pada praktiknya terdapat pihak yang tidak memenuhi kewajibannya yang mengakibatkan wanprestasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yaitu proses penelitian untuk meneliti dan mengkaji tentang hukum sebagai norma, aturan, asas hukum, prinsip hukum, doktrin hukum, dan kepustakaan lainnya untuk menjawab permasalahan hukum yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbuatan menaikan harga penjualan secara sepihak diartikan sebagai pembatalan perjanjian secara sepihak sehingga perbuatan tersebut tidak dapat dikatakan sebagai wanprestasi melainkan perbuatan melawan hukum. Akibat hukum dari perbuatan menaikan harga secara sepihak adalah perbuatan tersebut melanggar Pasal 1338 KUHPerdata dan mengakibatkan kerugian, sehingga perbuatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan tergugat harus mengganti kerugian yang dialami oleh penggugat akibat perbuatannya tersebut. Dengan adanya peristiwa tersebut diharapkan terdapat aturan yang secara tegas menyatakan batas-batas suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai wanprestasi atau perbuatan melawan hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)An agreement creates binding obligations for the parties involved. However, in practice, there are instances where a party fails to fulfill their obligations, resulting in a breach of contract. This study employs a normative juridical approach, which involves investigating and examining the law as norms, rules, legal principles, legal doctrines, and other literature to address the legal issues under investigation. The research findings indicate that unilaterally raising the sale price is interpreted as a unilateral cancellation of the agreement. Therefore, such actions cannot be considered a breach of contract but rather an unlawful act. The legal consequence of unilaterally raising the price is that it violates Article 1338 of the Civil Code and causes harm. As a result, the act is deemed unlawful, and the defendant must compensate for the damages incurred by the plaintiff due to their actions. This event highlights the need for clear regulations defining the boundaries of actions that constitute a breach of contract or an unlawful act.
Kata kunciWanprestasi;Perbuatan Melawan Hukum;Akibat Hukum  
Pembimbing 1Nur Wakhid, S.H., M.H.
Pembimbing 2Asti Inayah, S.H., M.H.
Pembimbing 3Prof. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph.D.
Tahun2024
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2024-08-21 13:38:31.366401
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.