| NIM | L1A020079 |
| Namamhs | MUHAMAD IQBAL RAMADHAN |
| Judul Artikel | Pemanfaatan Mangrove Sebagai Potensi Tanaman Obat Tradisional di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Mangrove merupakan ekosistem yang memiliki peran sangat penting di wilayah pesisir. Salah satu peran mangrove yang digunakan dan diyakini oleh masyarakat yaitu sebagai obat tradisional. Mangrove di Kawasan Segara Anakan memiliki potensi sebagai tanaman obat tradisional. Identifikasi jenis dan pemanfaatan mangrove sebagai tanaman obat tradisional di masyarakat perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan tanaman obat tradisional. Tujuan penelitian adalah menginventarisasi jenis dan manfaat mangrove sebagai potensi tanaman obat tradisional di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik snowball sampling. Analisis data yang dilakukan penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan di Kawasan Segara Anakan terdapat 9 jenis spesies mangrove yang memiliki potensi sebagai tanaman obat tradisional yaitu: Avicennia alba, Avicennia marina, Bruguiera gymnorhiza, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Sonneratia alba dan Sonneratia caseolaris. Bagian mangrove pada daun, kulit batang, buah dan akarnya mengandung senyawa aktif yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Segara Anakan sebagai obat tradisional yaitu: obat diare, batuk, luka, gatal-gatal, mengontrol gula dalam darah, darah tinggi, malaria, bisul, luka terbakar, peradangan atau nyeri dan asma. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mangroves are ecosystems that have a very important role in coastal areas. One of the roles of mangroves used and believed by the community is as traditional medicine. Mangroves in the Segara Anakan area have potential as traditional medicinal plants. Identification of the types and utilization of mangroves as traditional medicinal plants in the community needs to be done to support the development of traditional medicinal plants. The purpose of the study was to inventory the types and benefits of mangroves as potential traditional medicinal plants in Segara Anakan, Cilacap Regency. The method used in this research is the interview method. The technique used in data collection is snowball sampling technique. Data analysis conducted by this research is qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that in the Segara Anakan area there are 9 types of mangrove species that have potential as traditional medicinal plants, namely: Avicennia alba, Avicennia marina, Bruguiera gymnorhiza, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Sonneratia alba and Sonneratia caseolaris. Mangrove parts in the leaves, bark, fruit and roots contain active compounds that are used by people in Segara Anakan as traditional medicine, namely: diarrhea, cough, wounds, itching, controlling blood sugar, high blood pressure, malaria, boils, burns, inflammation or pain and asthma. |
| Kata kunci | Mangrove; Potensi Obat Tradisional; Segara Anakan |
| Pembimbing 1 | Dr. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Lilik Kartika Sari, S.Pi., M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2024-08-21 11:45:59.612195 |
|---|