Artikel Ilmiah : D1B021011 a.n. SANDI YANUAR PAMUNGKAS
| NIM | D1B021011 |
|---|---|
| Namamhs | SANDI YANUAR PAMUNGKAS |
| Judul Artikel | PENGARUH SUPLEMENTASI SELENIUM DAN VITAMIN E TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN AYAM NIAGA PETELUR STRAIN HY- LINE |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Pengaruh Suplementasi Selenium dan Vitamin E Terhadap Konsumsi dan Konversi Pakan Ayam Niaga Petelur Hy-line” bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian suplementasi selenium dan vitamin E pada pakan terhadap konsumsi dan konversi pakan. Penelitian dilaksanakan selama 8 minggu dengan 1 minggu untuk adaptasi terhadap pakan, penelitian dimulai pada tanggal 28 September hingga 23 November 2022, bertempat di Experimental Farm, Fakultas Peternkan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi penelitian menggunakan ayam niaga petelur strain Hyline Brown sebanyak 100 ekor berusia 94 minggu. Bahan penelitian terdiri atas selenium yeast (SELECELL dengan kandungan 4500 ppm), vitamin E (MAX-E*), dan pakan ayam periode produksi yang terdiri atas jagung giling (50%), dedak (25%) dan konsentrat (25%) dengan kandungan nutrient energy sebesar 2900 kcal/kg, protein kasar 17,5%, Ca 3%, dan P 1,6%. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan adalah penambahan selenium dan vitamin E yang terdiri dari P0 = pakan basal (kontrol), P1= pakan basal + 100 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P2 = pakan basal + 150 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P3 = pakan basal + 100 mg/kg selenium yeast+ 200 mg/kg vitamin E, dan P4 = pakan basal + 150 mg/kg selenium yeast + 200 mg/kg vitamin E. Setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Variabel yang diukur meliputi konsumsi pakan dan konversi pakan. Analaisis data penelitian menggunakan analisis variansi. Hasil rataan konsumsi pakan yaitu 115,16±0,08 gr/ekor/hari dan hasil rataan konversi pakan yaitu 2,40±0,29. Berdasarkan pada hasil analisis variansi, penambahan suplementasi selenium dan vitamin E pada pakan basal terhadap konsumsi pakan dan konversi pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu suplementasi selenium dan vitamin E belum mampu memberikan hasil yang nyata terhadap konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur strain Hy-line. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study entitled “Effects of Selenium and Vitamin E Supplementation on Feed Consumption and Feed Conversion Ratio of Laying Hens Strain Hy-line” aimed to find out the impact of selenium supplementation and vitamin E on feeding consumption and feed conversion of laying hens. The study was conducted for eight weeks with one week of adaptation to feed, starting from September 28 to November 23, 2022, at the Experimental Farm, Faculty of Farming, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The research used 100 chickens of the Hyline Brown strain, aged 94 weeks. The research material consisted of selenium yeast (SELECELL with a content of 4500 ppm), vitamin E (MAX-E*), and production period chicken feed consisting of grain corn (50%), rice bran (25%) and concentrate (25%) with a nutrient energy content of 2900 kcal/kg, raw protein 17.5%, Ca 3%, and P 1.6%. The research was conducted using experimental methods with Completely Random Design (CRD). Treatment given were the addition of selenium and vitamin E consisting of P0 = basal feed (control), P1 = Basal feed + 100 mg/kg Selenium yeast + 100mg/kg Vitamin E, P2 = basals feed + 150 mg/ kg Selenium yeast & 100 mg / kg Vitamin E P3 = Basals Feed + 100 Mg/kg Selenis yeast+ 200 mg/Kg Vitamin E and P4 = Basils Feed + 150mg/KG Selenius yeast and 200 mg /KG Vitamin E. Each experimental unit consisted of 4 chickens and each treatment was replicated 5 times. The measured variables include feed consumption and feed conversion ratio. Analysis of research data used variance analysis. The average feed consumption was 115.16±0.08 grams per day and the average feed conversion ratio result was 2.40±0.29. Based on the results of the variance analysis, the addition of selenium and vitamin E supplementation to basal feed against feed consumption and feed conversion ratio influence was not significant (P>0,05). The conlclusion of this study is that selenium supplementation and vitamin E has not been able to maximize feed consumption and feed convertion ratio of laying hens Hy-line strain. |
| Kata kunci | Ayam niaga petelur, selenium, vitamin E, konsumsi pakan, konversi pakan. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Ismoyowowati, S.Pt, M.P, IPU., ASEAN Eng |
| Pembimbing 2 | Ir. Imam Suswoyo, M. Agr.Sc.,IPM |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2024-08-21 09:57:04.216766 |