Artikel Ilmiah : A1C020030 a.n. ARDIAN SUSPRIANTO

Kembali Update Delete

NIMA1C020030
NamamhsARDIAN SUSPRIANTO
Judul ArtikelPengaruh Variasi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bayam
Merah pada Sistem Fertigasi Otomatis Nirdaya (FONi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pemilihan media tanam merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya
bayam merah. Budidaya tanaman bayam merah dengan sistem Fertigasi Otomatis
Nirdaya (FONi) perlu memperhatikan penggunaan media tanam yang tepat untuk
memaksimalkan hasil produksi. FONi adalah sistem budidaya inovatif yang
memanfaatkan lahan non-produktif. Cara kerja FONi yaitu menjaga level air yang
ada di setiap pot dengan prinsip bejana berhubungan dinamis. Larutan nutrisi akan
mengalir secara otomatis sesaat terjadi penurunan level air akibat diserap tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis media tanam terbaik terhadap
pertumbuhan dan hasil bayam merah pada sistem FONi. FONi memiliki
keunggulan yaitu pembuatan dan pemasangan yang cepat, dapat menjaga
kelembaban tanah pada kisaran yang optimal bagi pertumbuhan tanaman, air irigasi
yang mengalir secara otomatis tanpa daya listrik sesuai dengan laju penyerapan akar
tanaman tanpa terjadinya kehilangan air dan nutrisi (Muharomah et al., 2023).
Prinsip FONi yaitu dapat ditempatkan di setiap lahan terbuka selama terjangkau
dari sumber air menggunakan pipa air. Setelah FONi terpasang maka tidak perlu
lagi dilakukan pemberian air dan pemupukan secara manual kecuali dalam
perawatan tanaman.
Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan dan Laboratorium Teknik
Pengolahan dan Pengendalian Bio-Lingkungan Universitas Jenderal Soedriman.
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL)
dengan enam perlakuan yaitu media tanam M0 (kompos), M1 (arang sekam), M2
(cocopeat), M3 (arang sekam 25% +cocopeat 75%) , M4 (arang sekam 50%
+cocopeat 50%), dan M5 (arang sekam 75% +cocopeat 25%). Setiap perlakuan
diulang sebanyak 3 kali. Data yang diamati berupa pertumbuhan dan hasil tanaman
meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar akar, bobot kering
akar, bobot segar tajuk, dan bobot kering tajuk serta sifat fisik meliputi porositas,
kapasitas simpan air, dan kadar air. Data dianalisis menggunakan analisis ANOVA
dan uji lanjut DMRT taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam berpengaruh nyata
terhadap semua parameter yang diamati, kecuali panjang akar dan porositas. Media
tanam M0 memberikan hasil terbaik untuk semua parameter pertumbuhan dan hasil
tanaman, kecuali bobot segar dan kering akar. Namun, media tanam M1 (kompos )
memberikan hasil terbaik pada bobot segar dan kering akar serta media tanam M5
(arang sekam 75% +cocopeat 25%) memberikan hasil terbaik pada kapasitas
simpan air. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media tanam kompos
pada sistem FONi menjadikan media tanam terbaik yang dapat meningkatkan
produktivitas budidaya bayam merah.
Abtrak (Bhs. Inggris)The choice of planting medium is one of the important factors in growing red
spinach. When growing red spinach with the Nirdaya Automatic Fertigation system
(FONi), attention must be paid to using the right planting media to maximize
production. FONi is an innovative cultivation system that uses non-productive soil.
The way FONi works is by maintaining the water level in each pot with the principle
of dynamically connected vessels. The nutrient solution will automatically flow
when the water level drops due to plant absorption. This research is aimed at
obtaining the best type of planting medium for the growth and yield of red spinach
in the FONi system. FONi has the advantages of rapid production and installation,
can keep soil moisture in the optimal range for plant growth, irrigation water
flowing automatically without electricity based on the absorption rate of plant roots
without losing water and nutrients (Muharomah et al., 2023). The principle of FONi
is that it can be placed on any open land as long as it is accessible from a water
source using a water line. Once FONi is installed, manual watering and fertilization
is no longer necessary except during plant maintenance.
The study was conducted in the experimental field and laboratory of
Biological Processing and Environmental Control Engineering at Jenderal
Soedirman University. The method used was experimental with a completely
randomized design (CRD) with six treatments, namely planting medium M0
(compost), M1 (husk charcoal), M2 (cocopeat), M3 (25% husk charcoal + 75%
cocopeat), M4 (50% husk charcoal + 50% cocopeat), and M5 (75% husk charcoal
+ 25% cocopeat). Each treatment was repeated 3 times. The observed data were
plant growth and yields including plant height, number of leaves, root length, fresh
root weight, dry root weight, fresh crown weight, and dry crown weight, as well as
physical traits including porosity, water retention, and water content. Data were
analyzed with ANOVA analysis and DMRT further test at 5% level.
The results showed that the type of growth medium had a significant effect on
all observed parameters except root length and porosity. M0 planting medium gave
the best results for all parameters of plant growth and yield except fresh and dry
weight of roots. However, M1 (compost) gave the best results for fresh and dry
weight of roots and M5 (75% charcoal chaff + 25% coir) gave the best results for water storage capacity. This study concluded that using compost planting medium
in the FONi system is the best planting medium that can increase the productivity
of growing red spinach.
Kata kuncicompost, cocopeat, growing media, husk charcoal, Nirdaya Automatic Fertigation (FONi)
Pembimbing 1Ardiansyah, S.TP., M.Si., Ph.D
Pembimbing 2Dr. Eni Sumarni, S.TP., M.Si.
Pembimbing 3Afik Hardanto, S.TP., M.Sc., Ph.D.
Tahun2024
Jumlah Halaman23
Tgl. Entri2024-08-20 14:58:02.910981
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.