Artikel Ilmiah : A1D020005 a.n. SAIDATUS SABILA
| NIM | A1D020005 |
|---|---|
| Namamhs | SAIDATUS SABILA |
| Judul Artikel | Pengaruh Konsentrasi Pupuk Daun dan Frekuensi Penyemprotan Terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Dendrobium |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Anggrek Dendrobium merupakan spesies anggrek yang paling banyak diminati karena memiliki sifat yang toleran terhadap panas dan memiliki persentase hidup yang cukup tinggi. Namun, dalam proses perbanyakannya masih mengalami kendala salah satunya pada tahap aklimatisasi dan pasca aklimatisasi. Upaya pengoptimalan keberhasilan hidup bibit anggrek dapat dilakukan dengan optimalisasi pemupukan dan perawatan. Penelitian bertujuan untuk mendapat konsentrasi pupuk daun, frekuensi penyemprotan pupuk daun dan interaksi yang memiliki pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit anggrek. Penelitian ini dilaksanakan di screen house di desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas Laboratorium Agronomi & Hortikultura, dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini berlangsung selama 17 minggu terhitung sejak bulan November 2023 hingga Maret 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, tiga ulangan dan terbagi dalam tiga blok. Faktor pertama yaitu Konsentrasi pupuk daun 1 g/L, 2 g/L, dan 3 g/L. Faktor kedua yaitu Frekuensi penyemprotan pupuk daun 3, 6, dan 9 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pupuk daun menunjukkan hasil berbeda nyata pada variabel pengamatan peningkatan jumlah daun yaitu 1,00 helai dengan konsentrasi pupuk daun 1 g/L. Perlakuan frekuensi penyemprotan pupuk daun menunjukkan pengaruh nyata terhadap variabel pengamatan luas daun dengan rataan akhir 3,13 cm2 untuk penyemprotan 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum diperoleh kombinasi terbaik dari konsentrasi dan frekuensi penyemprotan pupuk daun. Kata kunci : anggrek, pertumbuhan, aklimatisasi, pupuk daun, frekuensi penyemprotan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Dendrobium orchids are the most popular orchid species because they are heat tolerant and have a fairly high survival rate. However, there are still any constraint in the propagation process, one of them is at the acclimatization and post-acclimatization stages. Efforts to optimize the success of orchid seedlings can be done by optimizing fertilization and maintenance. The research aims to obtain the best concentration of foliar fertilizer, frequency of spraying foliar fertilizer and interactions. This research was carried out in a screen house at Banjarsari Kulon village, Sumbang, Banyumas, Agronomy & Horticulture and Plant Protection Laboratory Faculty of Agriculture Jenderal Soedirman University for 17 weeks from November 2023 to March 2024. The design used was a Randomized Block Design (RBD) with two factors, three replications and three blocks. The first factor is the concentration of foliar fertilizer 1 g/L, 2 g/L, and 3 g/L. The second factor is the frequency of spraying foliar fertilizer 3, 6, and once every 9 days. The results showed that the application of foliar fertilizer showed significantly different results in the observed variable of increasing the number of leaves, namely 1.00 pieces with a leaf fertilizer concentration of 1 g/L. The treatment of foliar fertilizer spraying frequency showed a real influence in the observation variable of leaf area with a final average of 3.13 cm2 for spraying 3 times a day. The results of the research show that the best combination of concentration and frequency of foliar fertilizer spraying has not yet been obtained. Keywords: orchid, growth, acclimatization, foliar fertilizer, spraying frequency |
| Kata kunci | anggrek, pertumbuhan, aklimatisasi, pupuk daun, frekuensi penyemprotan |
| Pembimbing 1 | Dr. Etik Wukir Tini, S.P., M.P. |
| Pembimbing 2 | Drs. Prasmadji Sulistyanto, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2024-08-20 13:44:33.199257 |