Artikel Ilmiah : A1C020004 a.n. FAIRUS ASLA

Kembali Update Delete

NIMA1C020004
NamamhsFAIRUS ASLA
Judul ArtikelANALISIS NERACA AIR PADA PEMBIBITAN KENTANG SKALA POLIBAG MENGGUNAKAN FERTIGASI SUMBU: VARIASI MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kentang (Solanum tuberosum L ) merupakan jenis tanaman umbi-umbian yang memiliki nilai ekonomis potensial yang cukup tinggi. Namun, produktivitas kentang masih terbilang rendah. Hal itu dikarenakan belum banyak bibit kentang yang memiliki kualitas dan kuantitas yang baik. Disamping itu rendahnya ketersediaan bibit kentang disebabkan oleh terbatasnya lahan yang digunakan untuk perbanyak bibit tersebut. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kentang yaitu dengan melakukan pembibitan kentang yang secara optimal dan berkualitas. Pembibitan kentang dapat dilakukan dengan menggunakan fertigasi metode sumbu. Penelitian ini dirancangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor media tanam dan dosis pupuk organik yang kemudian diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 tanaman kentang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara variasi media tanam dan dosis pupuk organik berpengaruh terhadap neraca air, produktivitas air pada tanaman dan juga effisiensi penggunaan air pada tanaman.. Kombinasi perlakuan terbaik untuk produktivitas air yaitu perlakuan sekam mentah- tanah dan dosis pupuk organik sebesar 140 g (20 ton/ha). Sedangan kombinasi perlakuan terbaik untuk effisiensi penggunaan air yaitu pada perlakuan cocopeat – tanah dan dosis pupuk organik sebesar 280 g(40 ton/ha). Adapun pengaruhnya terhadap pembibitan kentang pada ∆storage menunjukan bahwa perlakuan tanah utuh dan dosis pupuk organik sebesar 140 g (20 ton/ha) merupakan perlakuan terbaik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Potato (Solanum tuberosum L) is a type of tuber plant that has quite high potential economic value. However, potato productivity is still relatively low. This is because there are not many potato seeds that have good quality and quantity. Apart from that, the low availability of potato seeds is caused by limited land used to reproduce these seeds. Efforts that can be made to increase potato productivity are by carrying out optimal and high quality potato breeding. Potato breeding can be done using the wick fertigation method. This research was designed using a Completely Randomized Design (CRD) with the factors planting media and organic fertilizer dosage which was then repeated 3 times to obtain 36 potato plants.
The results of the research show that the interaction between variations in planting media and doses of organic fertilizer has an effect on water balance, water productivity in plants and also the efficiency of water use in plants. The best treatment combination for water productivity is raw husk-soil treatment and a dose of organic fertilizer of 140 g. (20 tonnes/ha). Meanwhile, the best treatment combination for efficient water use is cocopeat - soil treatment and a dose of organic fertilizer of 280 g (40 tons/ha). The effect on potato seedlings in ∆storage shows that whole soil treatment and a dose of organic fertilizer of 140 g (20 tons/ha) is the best treatment
Kata kunciBibit, Kentang, Fertigasi, Metode Sumbu, Media Tanam, Dosis Pupuk Organik.
Pembimbing 1Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr., Ph.D.
Pembimbing 2Ardiansyah, S.TP., M.Si., Ph.D.
Pembimbing 3Purwoko Hari Kuncoro, S.TP., M.Agr., PhD.
Tahun2024
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2024-08-20 12:18:47.377068
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.