| NIM | F1D020068 |
| Namamhs | NUR ARVIAN KUNTORO AJI |
| Judul Artikel | Quiet Encorachment Dan Politik Perparkiran Di Wilayah Perkotaan (Studi Kasus Pengelolaan Parkir Liar Di Wilayah Kebondalem Purwokerto) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pengelolaan lahan parkir merupakan cerminan dari dinamika dan kompleksitas relasi antara berbagai aktor, mulai dari warga, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan otoritas pemerintah. Permasalahan utama yang muncul dalam riset ini adalah adanya ketidakseimbangan dalam distribusi kekuasaan antara actor yang terlibat dalam aktivitas perparkiran sehari-hari dan otoritas pemerintah yang bertanggung jawab atas regulasi formal. Kehadiran aktor-aktor informal seperti juru parkir liar dan preman setempat serta organisasi masyarakat menambah kompleksitas dalam pengelolaan ruang publik ini. Dalam terminology teori quiet encroachment, actor-aktor tersebut, sebagai kelompok-kelompok marginal di masyarakat secara perlahan dan diam-diam mengklaim ruang publik untuk bertahan hidup. Secara kolektif, actor-aktor di luar otoritas pemerintah memiliki dampak besar terhadap perubahan sosial dan struktur kekuasaan dalam pengelolaan parkir di Kebondalem. Kondisi, Lahan parker di Kebondalem telah menjadi sarana politik bagi actor-aktor di luar otoritas Negara dalam mengelola relasi kuasa serta melakukan gerakan quiet encroachment. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Parking lot management is a reflection of the dynamics and complexity of relations between various actors, starting from residents, community organizations, business actors and government authorities. The main problem that arises in this research is the imbalance in the distribution of power between actors involved in daily parking activities and government authorities who are responsible for formal regulations. The presence of informal actors such as illegal parking attendants and local thugs as well as community organizations adds complexity to the management of this public space. In the terminology of quiet encroachment theory, these actors, as marginal groups in society, slowly and quietly claim public space to survive. Collectively, actors outside government authority have a major impact on social change and the power structure in parking management in Kebondalem. Conditions: The parking lot in Kebondalem has become a political means for actors outside State authority to manage power relations and carry out quiet encroachment movements. |
| Kata kunci | Quiet Encroachment, Politk Perparkiran |
| Pembimbing 1 | Dr. Indaru Setyo Nurprojo, MA. |
| Pembimbing 2 | Luthfi Makhasin, MA., PhD. |
| Pembimbing 3 | Titis Perdani, S.IP., M.Sos. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2024-08-20 11:54:19.398143 |
|---|