Artikel Ilmiah : E1A020043 a.n. EKA ANZILI RAHMA
| NIM | E1A020043 |
|---|---|
| Namamhs | EKA ANZILI RAHMA |
| Judul Artikel | Upaya Penal Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Oleh Suami Terhadap Istri (Studi Putusan Nomor 21/Pid.Sus/2023/PN Wsb) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kekerasan dalam rumah tangga bukanlah hal yang baru dalam masyarakat, mayoritas kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Indonesia dialami oleh perempuan sebagai makhluk yang dianggap lebih lemah secara fisik. Bentuk perhatian Negara dalam menyikapi kasus tersebut yaitu dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau dapat disebut dengan UU PKDRT, Undang-Undang tersebut juga merupakan bentuk perlindungan hukum bagi korban dengan memberikan sanksi pidana kepada pelaku sekaligus sebagai terobosan baru dalam hukum positif di Indonesia. Meskipun Undang-Undang tersebut lebih spesifik membahas tentang kekerasan dalam rumah tangga, namun dalam beberapa kasus masih terdapat putusan yang masih menggunakan KUHP sebagai acuan penjatuhan pidana bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penal dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga oleh suami terhadap istri. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian Putusan Nomor 21/Pid.Sus/2023/PN Wsb, dapat diambil kesimpulan bahwa putusan Majelis Hakim didasarkan pada fakta hukum, alat bukti, kesalahan Terdakwa, serta faktor yang meringankan dan memberatkan, sehingga pelaku kekerasan dalam rumah tangga pada perkara tersebut dianggap memenuhi unsur-unsur Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan dijatuhi hukuman pidana penjara 2 tahun dan 6 bulan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The overwhelming majority of domestic violence that occurs in Indonesia is experienced by women as beings who are considered physically weaker. The form of the State's attention in addressing these cases is by issuing Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence or can be referred to as the PKDRT Law, the Law is also a form of legal protection for victims by providing criminal sanctions to perpetrators as well as a new breakthrough in positive law in Indonesia. Although the Law is more specific about domestic violence, in some cases there are still decisions that still use the Criminal Code. as a reference for the imposition of punishment for perpetrators of domestic violence. This research aims to analyze penal efforts in handling cases of domestic violence by husbands against wives. The research method used is normative juridical with prescriptive analytical research specifications. Based on the research results of Decision Number 21/Pid.Sus/2023/PN Wsb, it can be concluded that the decision of the Panel of Judges was based on legal facts, evidence, the guilt of the Defendant, as well as mitigating and aggravating factors, so that the perpetrator of domestic violence in the case was deemed to have fulfilled the elements of Article 44 paragraph (1) of Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence and was sentenced to 2 years and 6 months imprisonment. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Upaya Penal, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Oleh Suami. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2024-08-20 09:37:26.028363 |