Artikel Ilmiah : E1A020190 a.n. AMIN FUADI
| NIM | E1A020190 |
|---|---|
| Namamhs | AMIN FUADI |
| Judul Artikel | Peranan Badan Narkotika Nasional Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tibdak Pidana Narkotika yang Dilakukan oleh Anak (Studi Penelitian di BNN Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Badan Narkotika Nasional diberi kewenangan besar, salah satunya yaitu mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Pada tahun 2023 terdapat kasus tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana peranan dan kendala BNNK Banyumas dalam pencegahan dan penanggulangan tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak. Penelitian ini menggunakan tipe pendekatan yuridis empiris. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dengan narasumber dari BNNK Banyumas dan data sekunder berupa studi kepustakaan. Pengolahan data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang disajikan dalam bentuk teks naratif dengan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa peranan BNNK Banyumas dalam pencegahan dan penanggulangan tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak dilakukan dengan dua langkah, yaitu upaya preventif dan represif. BNNK Banyumas dalam menjalankan peranannya memiliki beberapa kendala yaitu tidak adanya personil BNNK Banyumas yang khusus menangani kasus anak dan tidak adanya sarana dan prasarana yang mendukung seperti tempat sel penahanan khusus anak, LPKA, LPKS, dan tempat rehabilitasi medis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Based on Law Number 35 of 2009 on Narcotics, the National Narcotics Agency (BNN) is granted significant authority, including the prevention and eradication of narcotics abuse and trafficking. In 2023, there was a narcotics crime committed by a minor in Banyumas Regency. This study aims to understand the role and challenges faced by the Banyumas BNN Regional Office (BNNK Banyumas) in the prevention and handling of narcotics crimes committed by minors. This research uses a juridical-empirical approach. The data sources include primary data from interviews with informants from BNNK Banyumas and secondary data from literature studies. Data processing is carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, presented in narrative text form using a qualitative approach. The research findings indicate that BNNK Banyumas plays a role in preventing and addressing narcotics crimes committed by minors through two main approaches: preventive and repressive efforts The BNNK Banyumas, in performing its role, faces several challenges, including the lack of personnel specifically handling cases involving children and the absence of supporting facilities such as juvenile detention centers, child correctional institutions, child social service agencies, and medical rehabilitation centers. |
| Kata kunci | Badan Narkotika Nasional (BNN), Tindak Pidana Narkotika, Anak |
| Pembimbing 1 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H |
| Pembimbing 3 | Rani Hendriana, S.H., M.H |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 29 |
| Tgl. Entri | 2024-08-19 14:42:44.573185 |