Artikel Ilmiah : A1A020039 a.n. LINDA FITRIYANI

Kembali Update Delete

NIMA1A020039
NamamhsLINDA FITRIYANI
Judul ArtikelSikap Petani Terhadap Program Climate Smart Agriculture (Studi Kasus di Desa Ungaran, Kabupaten Kebumen)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Program Climate Smart Agriculture (CSA) bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan iklim. Penerapan program ini masih terkendala karena belum semua petani menggunakan teknologi CSA. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) menganalisa sikap petani terhadap program CSA; (2) menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi sikap petani terhadap program CSA. Kajian dilakukan di Desa Ungaran, Kabupaten Kebumen, menganalisa sikap petani terhadap CSA dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode studi kasus digunakan, dengan analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, likert’s summated ratings, metode successive interval, dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan sikap positif petani, dengan skor rata-rata 16,61. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nonformal, pendapatan, luas lahan, ketersediaan sarana produksi, dan jaminan harga berpengaruh signifikan, sedangkan pendidikan formal, pengalaman usahatani, dan ketersediaan modal tidak berpengaruh signifikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Climate Smart Agriculture (CSA) program aims to support sustainable food security in the face of climate change. The implementation of this program is still constrained because not all farmers use CSA technology. This study aims to: (1) analyze farmers' attitudes towards the CSA program; (2) analyze factors that influence farmers' attitudes towards the CSA program. The study was conducted in Ungaran Village, Kebumen Regency, analyzing farmers' attitudes towards CSA and the factors that influence them. A case study method was used, with data analysis including validity, reliability, likert's summated ratings, successive interval method, and multiple linear regression. Results showed farmers' positive attitudes, with an average score of 16.61. The results showed that non-formal education, income, land size, availability of production inputs, and price guarantee had a significant effect, while formal education, farming experience, and capital availability did not.
Kata kuncisikap petani; padi; pertanian cerdas iklim
Pembimbing 1Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P.
Pembimbing 2Dr. Altri Mulyani, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-08-19 08:45:24.437351
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.