Artikel Ilmiah : A1F020008 a.n. GIAN JATI MADA
| NIM | A1F020008 |
|---|---|
| Namamhs | GIAN JATI MADA |
| Judul Artikel | Analisis Tingkat Kepentingan dan Kepuasan Konsumen Terhadap Produk Kerupuk Kulit Pisang Poetra Roti |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kerupuk merupakan makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka atau sagu dengan atau tanpa penambahan bahan makanan dan bahan tambahan lain yang diizinkan, serta disiapkan dengan cara digoreng sebelum disajikan. Inovasi dan kreativitas produk menghasilkan kerupuk yang memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan baku pada UMKM Poetra Roti asal Banjarnegara. Salah satu upaya untuk melakukan diversifikasi adalah dengan menggunakan tepung mocaf. Mocaf merupakan tepung singkong yang diproduksi melalui modifikasi menggunakan metode fermentasi. Dalam pengembangan produk kerupuk kulit pisang diperlukan data mengenai konsumen terhadap karakteristik produk yang dipasarkan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) Menentukan atribut dari setiap variabel yang memiliki tingkat kepentingan, tingkat kepuasan, dan tingkat kesesuaian dengan nilai tertinggi pada kerupuk kulit pisang. 2) Menentukan atribut unggulan yang perlu dipertahankan berdasarkan matriks IPA. 3) Menentukan atribut yang direkomendasikan untuk diperbaiki berdasarkan matriks IPA. 4) Menentukan indeks kepuasan konsumen terhadap produk kerupuk kulit pisang Poetra Roti. 5) Merumuskan strategi perbaikan produk menggunakan causal loop diagram (CLD). Penelitian ini dilakukan di Kab. Banjarnegara dan Kab. Banyumas yang berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu penyusunan dan penyebaran kuesioner, identifikasi profil konsumen, pengujian validitas dan reliabilitas, penentuan tingkat kepuasan, kepentingan, dan kesesuaian konsumen, penentuan atribut yang harus diperbaiki pada produk, penentuan indeks kepuasan konsumen, dan perumusan strategi perbaikan produk. Penentuan responden pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria responden berusia minimal 17 tahun dan pernah mengonsumsi kerupuk kulit pisang minimal dua kali dalam tiga bulan terakhir. Kuesioner dibagikan kepada konsumen kerupuk kulit pisang sebanyak 100 responden. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah produk, kemasan, serta promosi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan atribut dengan tingkat kepentingan tertinggi pada setiap variabel produk kerupuk kulit pisang, yaitu atribut tektur yang renyah, kelengkapan informasi produk pada label, dan kesesuaian harga Rp10.000 dengan mutu produk. Tingkat kepuasan tertinggi pada setiap variabel produk kerupuk kulit pisang, yaitu atribut tidak adanya rasa tengik, kelengkapan informasi produk pada label, dan kesesuaian harga Rp10.000 dengan bobot @135gr dan kemasan. Tingkat kesesuaian konsumen tertinggi pada setiap variabel produk kerupuk kulit pisang terdapat pada atribut aroma khas dari singkong, ukuran kemasan 20x30cm, dan harga produk dibandingkan produk kerupuk lain yang memiliki bobot dan kemasan sejenis. Berdasarkan matriks IPA, atribut unggulan yang perlu dipertahankan dari produk kerupuk kulit pisang ada 13 yaitu kesesuaian harga Rp10.000 dengan bobot @135gr dan kemasan, tidak adanya rasa yang menyimpang atau tidak diinginkan, tidak adanya aroma yang menyimpang atau tidak diinginkan, tidak adanya rasa tengik, tekstur yang renyah, kesesuaian harga Rp10.000 dengan mutu produk, kemudahan mendapatkan/membeli produk secara langsung di gerai Poetra Roti, kemasan berupa jenis plastik biasa yang tebal di sealer, tidak adanya residu minyak di permukaan produk, kelengkapan informasi produk pada label, kemampuan kemasan mempertahankan kerenyahan, adanya promosi melalui offline, dan desain label kemasan seperti yang sudah ada. Berdasarkan matriks IPA, atribut yang direkomendasikan untuk diperbaiki pada produk kerupuk kulit pisang ada 9, yaitu kemudahan kemasan untuk disimpan atau ditutup lagi, kemudahan mendapatkan atau membeli produk secara online, adanya promosi melalui online, kemudahan kemasan untuk dibuka, kemudahan mendapatkan/ membeli produk melalui agen, kemampuan kemasan mempertahankan kerusakan fisik, warna yang menarik, keseragaman penampakan, dan bentuk yang utuh. Atribut yang perlu diperbaiki diurutkan berdasarkan tingkat kesesuaian dari yang paling rendah ke yang paling tinggi. Semakin rendah nilai tingkat kesesuaian maka semakin prioritas kerupuk kulit pisang diperbaiki. Nilai indeks kepuasan konsumen produk kerupuk kulit pisang Poetra Roti sebesar 79,23% dan masuk ke dalam kategori ”puas”. Rekomendasi strategi perbaikan produk kerupuk kulit pisang meliputi evaluasi strategi promosi dan pemasaran, mencari informasi dan mengikuti pelatihan edukasi penggunaan aplikasi penjualan melalui media online, mengaktifkan akun penjualan, membuat postingan menarik dan mempromosikan secara berkala, mengganti model dan atau jenis kemasan menjadi standing pouch zip-lock yang dilengkapi akses sobekan, membuat alternatif kemasan kecil mudah dibawa, membuat variasi jenis kerupuk berdasarkan limbah kulit pisang yang digunakan, pemberian pewarna bahan makanan agar lebih menarik, melakukan perawatan dan mesin pengeris secara berkala, dan menambah mesin pengiris baru untuk meningkatkan keseragaman penampakan warna dan bentuk pada kerupuk kulit pisang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Recommendations for improving strategies for banana skin cracker products include evaluating promotional and marketing strategies, seeking information and participating in educational training on the use of sales applications through online media, activating sales accounts, creating interesting posts and promoting regularly, changing the model and/or type of packaging to a standing zip-lock pouch equipped with tear-off access, creating alternative small packaging that is easy to carry, creating variations in the type of crackers based on the banana skin waste used, adding food coloring to make it more attractive, carrying out maintenance and slicing machines regularly, and adding new slicing machines to improve the uniformity of color and shape appearance of banana skin crackers. Recommendations for improving strategies for banana skin cracker products include evaluating promotional and marketing strategies, seeking information and participating in educational training on the use of sales applications through online media, activating sales accounts, creating interesting posts and promoting regularly, changing the model and/or type of packaging to a standing zip-lock pouch equipped with tear-off access, creating alternative small packaging that is easy to carry, creating variations in the type of crackers based on the banana skin waste used, adding food coloring to make it more attractive, carrying out maintenance and slicing machines regularly, and adding new slicing machines to improve the uniformity of color and shape appearance of banana skin crackers. |
| Kata kunci | Kerupuk, IPA, CSI |
| Pembimbing 1 | Dr. Santi Dwi Astuti S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ervina Mela Dewi S.T., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 101 |
| Tgl. Entri | 2024-08-16 16:44:31.931476 |