Artikel Ilmiah : F1A008079 a.n. SEKTI ANTORO
| NIM | F1A008079 |
|---|---|
| Namamhs | SEKTI ANTORO |
| Judul Artikel | “FENOMENA KESENIAN BRAEN” (Studi tentang Gambaran dan Proses Regenerasi Kelompok Kesenian Braen di Desa Rajawana Kecamatan Karang Moncol Kabupaten Purbalingga) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kesenian Braen ini merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang ada di Indonesia. Braen itu sendiri merupakan kesenian yang bernafaskan Islam yang berkembang di wilayah Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga. Braen dikategorikan sebagai kesenian Islam, baik secara sejarah maupun sudut pandang seni. Penelitian berjudul “Fenomena Kesenian Braen” (Studi Tentang Gambaran dan Proses Regenerasi Anggota Kelompok Kesenian Braen di Desa Rajawana Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga) ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesenian Braen dan proses regenerasi anggota kelompok kesenian Braen di Desa Rajawana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paparan yang bersifat deskriptif. Sasaran utama penelitian ini adalah ke anggota kesenian Braen dan masyarakat Desa Rajawana yang dianggap tahu tentang keberadaan kesenian Braen. Sasaran pendukungya adalah pihak DINBUDPARPORA Kabupaten Purbalingga. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan informan dan observasi. Metode yang digunakan melalui pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menerangkan Kesenian Braen merupakan salah satu kesenian yang bernafaskan Islam yang berasal dari Desa Rajawana yang diwariskan oleh Syekh Makhdum Khusain. Dalam perekrutan anggota kesenian Braen dilakukan dengan sukarela yang dilakukan oleh ketua kesenian Braen terhadap para perempuan yang memiliki partisipasi dalam perkembangan kesenian Braen tersebut.Kesenian Braen merupakan pewarisan budaya yang semestinya dijaga dan dilestarikan, khususnya oleh masyarakat Desa Rajawana itu sendiri dan dukungan dari pihak pemerintah terkait. Kepada para anggota kelompok kesenian Braen, hendaklah tetap mempertahankan semangat dan pengabdiannya untuk tetap bertahan sebagai anggota kelompok kesenian Braen sambil menyiapkan generasi penerus yang akan menggantikan mereka pada saatnya nanti. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The art of Braen is one of the traditional art form that owned in Indonesia. Braen itself is the art that has the Islam characteristic that develops in the area Sub district of Karangmoncol in Regency of Purbalingga. Braen is categorized as the art of Islam whether historically or from point of view of art.The title of this research is “Art Phenomenon of Braen” (Study About The Description and Process of the Group Member Regeneration of the Art of Braen in the Village of Rajawana in Sub district of Karangmoncol in Regency of Purbalingga) this research aims to find out the description of the art of Braen and the process of group member regeneration of the art of Braen in the Village of Rajawana. This research uses the method of qualitative with the explanation that has descriptive characteristic. The main target in this research is the member of the art of Braen and society in the Village of Rajawana that has been considered familiar or understand about the existence of the art of Braen. The target of its support is the side of DINBUDPARPORA in Regency of Purbalingga. Data that has been obtained through the interview with the informant and observation. The method in this research in taking the sample uses the purposive sampling. Technique of analysis uses the interactive analysis model. The result of this research explains about the Art of Braen where it is one of the art which has Islam characteristic that come from the Village of Rajawana that has been inherited by Syekh Makhdum Khusain. In the recruitment of the member of art of Braen is conducted voluntary who conducted by the chief of art of Braen to the female that has the participation in the development of the art of Braen. The art of Braen is the culture heritage that must be protected and preserved, especially by the society in the village of Rajawana and support from the side of related government. To the group member of the art of Braen, they are supposed to preserve the spirit and their loyalty to keep existing as the group member of the art of Braen while preparing the new generation that will replace them later. |
| Kata kunci | kesenian tradisional, braen, regenerasi |
| Pembimbing 1 | Drs. Muslihudin, M. Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Endang Dwi S, M. Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Fatmah Siti D.J, M.Si |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |