Artikel Ilmiah : C1I017010 a.n. FAJAR KURNIAWAN

Kembali Update Delete

NIMC1I017010
NamamhsFAJAR KURNIAWAN
Judul ArtikelThe Influence of Capital, Raw Materials, and Labor on Levels of Production at the Convection Industry in Cilacap Regency
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berfokus pada sektor bisnis konveksi pakaian di Kabupaten Cilacap dengan tujuan menganalisis pengaruh modal, bahan baku, dan tenaga kerja terhadap tingkat produksi. Industri konveksi di Cilacap memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, memberikan lapangan pekerjaan, dan memenuhi kebutuhan pasar pakaian baik lokal maupun nasional. Pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri tersebut.
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 unit usaha konveksi di Cilacap dari 6 Juni hingga 26 Juni 2024. Kuesioner ini dirancang untuk mengumpulkan informasi rinci mengenai modal, bahan baku, tenaga kerja, dan tingkat produksi. Responden hanya meliputi pemilik usaha saja yang memiliki pemahaman mendalam tentang operasional dan data finansial usaha.
Penelitian ini menggunakan berbagai uji statistik untuk memastikan keakuratan dan keandalan data yang diperoleh. Langkah pertama adalah uji normalitas untuk memastikan bahwa data memiliki distribusi normal, yang memungkinkan penggunaan metode statistik parametris yang lebih kuat. Selanjutnya, uji multikolinieritas dilakukan untuk memastikan tidak ada hubungan linear yang kuat antar variabel independen. Multikolinieritas yang tinggi dapat mengganggu interpretasi hasil regresi karena pengaruh masing-masing variabel menjadi sulit dipisahkan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan variabel-variabel ini cukup independen satu sama lain. Uji reliabilitas dengan koefisien Cronbach's Alpha menilai konsistensi jawaban responden. Nilai tinggi koefisien ini menunjukkan bahwa kuesioner dapat diandalkan. Uji koefisien determinasi (R²) mengukur seberapa besar variabel independen menjelaskan variabel dependen. Nilai R² yang tinggi menunjukkan model regresi yang baik dalam menjelaskan variabilitas data.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tenaga kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat produksi konveksi pakaian di Cilacap, sementara modal dan bahan baku tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya tenaga kerja dalam meningkatkan produksi. Efisiensi tenaga kerja meliputi keterampilan dan produktivitas pekerja. Pekerja yang terampil dapat mengoperasikan mesin lebih efisien, mengurangi kesalahan produksi, dan meningkatkan kecepatan produksi. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan tenaga kerja sangat penting. Pelatihan yang sesuai dapat meningkatkan keterampilan pekerja dan output produksi, mengurangi biaya produksi per unit, dan meningkatkan keuntungan. Efisiensi tenaga kerja juga dapat meningkatkan kualitas produk akhir, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas pangsa pasar.
Meskipun modal dan bahan baku tidak menunjukkan pengaruh signifikan, tetap penting untuk mempertahankan investasi yang memadai dalam kedua aspek tersebut. Modal mendukung operasi harian dan kapasitas produksi, sementara bahan baku berkualitas memastikan produk akhir yang berkualitas tinggi. Investasi dalam teknologi dan peralatan baru juga dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk, meskipun tidak secara langsung diidentifikasi sebagai faktor signifikan dalam penelitian ini.
Kesimpulannya, fokus utama harus diberikan pada peningkatan efisiensi tenaga kerja. Pelaku usaha konveksi disarankan untuk menginvestasikan lebih banyak sumber daya dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan pekerja. Program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan membantu pekerja menjadi lebih produktif. Pembuat kebijakan juga bisa mendukung industri konveksi dengan merancang program pelatihan tenaga kerja yang sesuai, memberikan insentif bagi perusahaan yang berinvestasi dalam pengembangan tenaga kerja, dan menciptakan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri. Kerjasama antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan kurikulum pelatihan yang relevan dan berbasis kebutuhan industri akan sangat bermanfaat.
Penelitian ini menegaskan bahwa tenaga kerja adalah faktor paling signifikan dalam menentukan tingkat produksi industri konveksi di Cilacap. Dengan meningkatkan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja, diharapkan industri konveksi di wilayah ini terus berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor lain yang mungkin mempengaruhi produksi, seperti teknologi dan manajemen operasional, serta menguji temuan ini di sektor atau daerah lain. Mengadopsi praktik manajemen terbaik dan teknologi inovatif dapat memberikan wawasan tambahan yang berharga untuk memperkuat daya saing industri konveksi di Cilacap.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study focuses on the garment business sector in Cilacap Regency with the aim of analyzing the effect of capital, raw materials, and labor on production levels. The garment industry in Cilacap plays an important role in the local economy, providing jobs, and meeting the needs of both local and national clothing markets. A deep understanding of the factors that influence production is essential to improve the efficiency and productivity of the industry.
Data were collected through questionnaires distributed to 40 garment business units in Cilacap from June 6 to June 26, 2024. This questionnaire was designed to collect detailed information on capital, raw materials, labor, and production levels. Respondents only included business owners who had a deep understanding of business operations and financial data.
This study uses various statistical tests to ensure the accuracy and reliability of the data obtained. The first step is the normality test to ensure that the data has a normal distribution, which allows the use of more robust parametric statistical methods. Furthermore, a multicollinearity test was carried out to ensure that there was no strong linear relationship between the independent variables. High multicollinearity can interfere with the interpretation of regression results because the influence of each variable becomes difficult to separate. Therefore, it is important to ensure that these variables are sufficiently independent of each other. The reliability test with the Cronbach's Alpha coefficient assesses the consistency of respondents' answers. A high value of this coefficient indicates that the questionnaire is reliable. The coefficient of determination (R²) test measures how much the independent variables explain the dependent variable. A high R² value indicates a good regression model in explaining data variability.
The results of the analysis show that labor has a significant influence on the level of clothing convection production in Cilacap, while capital and raw materials do not show a significant influence. This finding highlights the importance of labor in increasing production. Labor efficiency includes worker skills and productivity. Skilled workers can operate machines more efficiently, reduce production errors, and increase production speed. Therefore, training and development of the workforce are very important. Appropriate training can improve worker skills and production output, reduce production costs per unit, and increase profits. Labor efficiency can also improve the quality of the final product, which in turn increases customer satisfaction and expands market share.
Although capital and raw materials do not show significant influence, it is still important to maintain adequate investment in both aspects. Capital supports daily operations and production capacity, while quality raw materials ensure high-quality end products. Investment in new technology and equipment can also help improve production efficiency and product quality, although not directly identified as significant factors in this study.
In conclusion, the main focus should be given to improving labor efficiency. Garment business actors are advised to invest more resources in training and developing worker skills. Structured and sustainable training programs help workers become more productive. Policy makers can also support the garment industry by designing appropriate labor training programs, providing incentives for companies that invest in workforce development, and creating regulations that support industry growth. Cooperation between the government, industry, and educational institutions in creating relevant and industry-need-based training curricula will be very beneficial.
This study confirms that labor is the most significant factor in determining the level of production of the garment industry in Cilacap. By improving the skills and productivity of the workforce, it is hoped that the garment industry in this region will continue to grow and contribute more to the regional economy. Further research can explore other factors that may affect production, such as technology and operational management, and test these findings in other sectors or regions. Adopting best management practices and innovative technologies can provide valuable additional insights to strengthen the competitiveness of the garment industry in Cilacap.
Kata kunciUsaha Konveksi Pakaian, Kabupaten Cilacap, Modal Usaha, Bahan Baku, Tenaga Kerja, Tingkat Produksi
Pembimbing 1Dr. Puji Lestari, S.E., M.Si., Ak
Pembimbing 2Dr. Eliada Herwiyanti, S.E., M.Si., Ak
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman105
Tgl. Entri2024-08-15 10:32:49.865062
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.