Artikel Ilmiah : A1L008042 a.n. SILFIANA OKTAVIA AIN

Kembali Update Delete

NIMA1L008042
NamamhsSILFIANA OKTAVIA AIN
Judul ArtikelEKSISTENSI NEMATODA PURU AKAR (Meloidogyne spp.) PADA
PERTANAMAN TEMBAKAU DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan mengetahui populasi nematoda puru akar (Meloidogyne spp.) dan
intensitas serangan nematoda puru akar (Meloidogyne spp.) pada tanaman tembakau di
wilayah Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang menggunakan
metode pengambilan purpossive random sampling. Variabel yang diamati adalah
intensitas serangan, indeks puru, populasi nematoda pada akar dan tanah, dan hasil panen.
Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif komparatif. Data yang bersifat kuantitatif
dianalisis dengan uji sidik ragam, apabila berbeda nyata dilanjut dengan BNT dengan
taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi nematoda tembakau tertinggi
terdapat pada desa Pengadegan yaitu 0,8 pada umur tanaman 31–45 hari dan pada luas
lahan 350–1150 m2 dengan populasi nematoda 0,84. Intensitas serangan nematoda
tertinggi terdapat pada desa Cindaga sebesar 0,013%, pada umur tanaman 31–45 hari dan
61–75 hari dengan populasi nematoda 0,014%, dan pada luas lahan 1151–1950 m2
dengan populasi nematoda 0,014%.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed at determining the population of root knot nematode (Meloidogyne
spp.) and the intensity of root knot nematode (Meloidogyne spp.) in tobacco plants in the
region of Banyumas. This study is a survey using purpossive random sampling method.
Observed variables the intensity of attack, ulcer index, nematode population in the roots
and soil, and crops. Data were analyzed by descriptive comparative. The data
quantitatively analyzed by analysis of variance, if significantly different from continued
by BNT with level 5%. The results showed that highest tobacco nematode population
present in the village Pengadegan 0.8, the age of the plant 31–45 days and the land area
and 350–1150 m2 with nematode populations 0.84. The intensity of the attack on the
village contained the highest nematode Cindaga of 0.013%, at plant age 31–45 day and
61–75 days with the nematode population 0.014%, and the land area and 1151–1950 m2
with a population of nematodes 0.014%.
Kata kunciTembakau, nematoda, wilayah Banyumas.
Pembimbing 1Ir. Herminanto, S.U, M.Agr.Sc
Pembimbing 2Ir. Bambang Setiadji, M.P
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.