Artikel Ilmiah : A1A018001 a.n. SAPHIRA HAIRUNNISA
| NIM | A1A018001 |
|---|---|
| Namamhs | SAPHIRA HAIRUNNISA |
| Judul Artikel | Analisis Kontribusi Pendapatan Usahatani Mangga Gedong Gincu Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecamatan Panyingkiran merupakan sentra produksi mangga gedong gincu di Kabupaten Majalengka. Usahatani mangga gedong gincu menjadi mata pencaharian utama rumah tangga petani di Kecamatan Panyingkiran. Pendapatan usahatani yang tidak tetap membuat rumah tangga petani mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui besarnya pendapatan usahatani mangga gedong gincu di Kecamatan Panyingkiran, 2) Menghitung kontribusi pendapatan usahatani mangga gedong gincu terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Panyingkiran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan melakukan wawancara kepada petani mangga gedong gincu sebagai responden. Responden penelitian didapat dengan metode proportionate stratified random sampling dimana strata dibentuk berdasarkan jumlah tanaman menghasilkan yang dikelola, sehingga diperoleh 52 responden dengan rincian, strata I yaitu petani dengan pohon X ≤ 200 sebanyak 48 responden, strata II yaitu petani dengan pohon 200 < X ≤ 400 sebanyak 2 responden, dan strata III yaitu petani dengan pohon X ≥ 400 pohon sebanyak 2 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis biaya dan pendapatan usahatani mangga gedong gincu, analisis pendapatan rumah tangga, dan analisis kontribusi pendapatan usahatani mangga gedong gincu. Hasil penelitian menunjukkan: 1) rata-rata pendapatan usahatani mangga gedong gincu sebesar Rp62.354.038/tahun dengan rata-rata pendapatan usahatani per pohon sebesar Rp569.543/tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan rumah tangga petani sebesar Rp91.245.537/tahun, 2) besarnya kontribusi pendapatan usahatani dengan jumlah pohon X ≤ 200 sebesar 58,61% termasuk dalam kategori sedang. Kontribusi pendapatan usahatani dengan jumlah pohon 200 < X ≤ 400 sebesar 92,18% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kontribusi pendapatan usahatani dengan jumlah pohon X > 400 sebesar 90,64% termasuk kategori sangat tinggi. Kontribusi pendapatan usahatani mangga gedong gincu terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Panyingkiran sebesar 68,34% yang termasuk dalam kategori tinggi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Panyingkiran District is the center of gedong gincu mango production in Majalengka Regency. Gedong Gincu mango farming is the primary occupation for farming households in Panyingkiran District. The often unstable farming income drives farmer households to seek other sources of income to meet their living needs. This research aims to: 1) Determine the income of Gedong gincu mango farming in Panyingkiran District, 2) Determine the contribution of Gedong gincu mango farming income to household income in Panyingkiran District. The research was conducted using a survey method involving interviews with gedong gincu mango farmers as respondents. Respondents were selected using the proportionate stratified random sampling method, where stratum were formed based on the number of producing plants managed. This resulted in 52 respondents categorized as follows: stratum I, farmers with ≤ 200 trees, totaling 48 respondents; stratum II, farmers with 200 < X ≤ 400 trees, totaling 2 respondents, and stratum III, farmers with ≥ 400 trees, totaling 2 respondents. The analysis used in this research includes cost and income analysis of gedong gincu mango farming, household income analysis, and the contribution analysis of gedong gincu mango farming income. The results showed that: 1) The average income of Gedong gincu mango farming is Rp62,354,038/year, with an average income per tree of Rp569,543/year. Meanwhile, the average household income is Rp91,245,537/year. 2) The contribution of farming income with X ≤ 200 trees is 58.61%, which is included in the medium category. The contribution of farming income with 200 < X ≤ 400 trees is 92.18%, which is included in the very high category. The contribution of farming income with X > 400 trees is 90.64%, which is included in the very high category. The contribution of gedong gincu mango farming income to household income in Panyingkiran District is 68,34%, which is included in the high category. |
| Kata kunci | Mangga gedong gincu, Kontribusi pendapatan |
| Pembimbing 1 | Alpha Nadeira Mandamdari, S.P., M.P. |
| Pembimbing 2 | Lutfi Zulkifli, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 157 |
| Tgl. Entri | 2024-08-14 11:20:00.96905 |