Artikel Ilmiah : A1D019170 a.n. MUHAMMAD FAUZI

Kembali Update Delete

NIMA1D019170
NamamhsMUHAMMAD FAUZI
Judul ArtikelEfektivitas ekstrak daun mahkota dewa sebagai bakterisida nabati terhadap penyakit hawar daun bakteri padi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk pengujian ekstrak daun mahkota dewa sebagai bahan bakterisida nabati berpotensi sebagai bakterisida nabati untuk penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB). Penelitian dilaksanakan di dua tempat yaitu Laboratorium Perlindungan Tanaman Universitas Jenderal Soedirman dan rumah kasa di Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas dari bulan April 2023 hingga Januari 2024, uji in-vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 12 perlakuan dengan perlakuan kontrol (air dan etanol 96%) dan ekstrak daun mahkota dewa dengan pelarut air serta etanol 96% yang dikombinasi dengan konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Selanjutnya, uji in-planta menggunakan RAL non-faktorial dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu kontrol, bakterisida (bahan aktif tembaga oksida 56%), bakterisida nabati ekstrak daun mahkota dengan pelarut air terbaik, bakterisida nabati ekstrak daun mahkota dewa dengan pelarut etanol 96% terbaik. Hasil penelitian menunjukkan in-vitro perlakuan ekstrak daun mahkota dewa konsentrasi 10% mampu menghambat perkembangan Xoo yang ditunjukkan dengan adanya pembentukan zona hambat. Hasil penelitian secara in-planta menunjukkan bahwa ekstrak daun mahkota dewa konsentrasi 10% mampu menekan perkembangan HDB secara in-planta berdasarkan variabel keparahan penyakit, namun efektivitasnya belum mampu menyamai perlakuan bakterisida. Perlakuan ekstrak daun mahkota dewa pelarut air konsentrasi 10% mampu meningkatkan bobot 100 butir padi.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to test Mahkota dewa leaf extract as a plant-based bactericide with potential as a plant-based bactericide for Bacterial Leaf Blight (HDB). The research was carried out in two places, namely the Plant Protection Laboratory at Jenderal Soedirman University and a screen house in Tambaksari Kidul Village, Kembaran District, Banyumas Regency from April 2023 to January 2024, in-vitro tests using a factorial Completely Randomized Design (RAL) with 12 treatments with each treatment. control (water and 96% ethanol) and Mahkota dewa leaf extract with water and 96% ethanol combined with concentrations of 2%, 4%, 6%, 8% and 10%. Next, the in-planta test used non-factorial RAL with 4 treatments and 6 replications. The treatments tried were control, bactericide (active ingredient 56% copper oxide), botanical bactericide, crown leaf extract with the best water solvent, vegetable bactericide, Mahkota dewa leaf extract with the best 96% ethanol solvent. The research results showed that in-vitro treatment with Mahkota dewa leaf extract at a concentration of 10% was able to inhibit the development of Xoo as indicated by the formation of an inhibitory zone. The results of in-plant research showed that a 10% concentration of Mahkota dewa leaf extract was able to suppress the development of HDB in-plant based on disease severity variables, but its effectiveness was not able to match the bactericidal treatment. Treatment of Mahkota dewa leaf extract with water and 96% ethanol did not have an effect on the growth of rice plants, except for the weight of 100 grains.
Kata kunciEkstrak daun mahkota dewa, Hawar Daun Bakteri, In-vitro, In-planta, Xanthomonas oryzae.
Pembimbing 1Woro Sri Suharti, S.P., M.P., Ph.D.
Pembimbing 2Prof. Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2024-08-13 12:25:26.01139
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.