Artikel Ilmiah : K1A020037 a.n. INAYAH RANIA PUTRI

Kembali Update Delete

NIMK1A020037
NamamhsINAYAH RANIA PUTRI
Judul ArtikelPENGARUH AERASI PADA SISTEM MULTI SOIL LAYERING
TERHADAP PENURUNAN NILAI BOD, COD, DAN TSS
LIMBAH CAIR RUMAH POTONG AYAM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kegiatan pemotongan ayam yang semakin meningkat akan berdampak pada
peningkatan terhadap limbah cair yang dihasilkan. Limbah cair RPA yang
dihasilkan dapat merusak lingkungan apabila tidak dilakukan pengolahan, oleh
karena itu perlu dilakukan pengolahan untuk mengurangi kadar pencemar agar
layak dibuang ke lingkungan. Upaya yang digunakan dalam proses pengolahan
limbah RPA ini adalah menggunakan metode Multi Soil Layering (MSL).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aerasi dan kecepatan
pengisian air limbah pada sistem MSL dalam menurunkan nilai BOD, COD, dan
TSS limbah cair RPA, menentukan persentase penurunan nilai BOD, COD, dan
TSS limbah cair RPA setelah dilakukan pengolahan dengan MSL, dan
menentukan efisiensi sistem MSL dalam menurunkan nilai BOD, COD, dan TSS
limbah cair RPA. Air limbah dialirkan ke dalam sistem MSL dengan variasi
kecepatan pengisian 160, 320, 480, 640, dan 800 L.m-2hari-1 dan variasi aerasi 0,
2, 4, dan 6 L/menit. Efisiensi sistem MSL dalam menurunkan nilai BOD, COD,
dan TSS limbah cair RPA ditentukan pada kecepatan pengisian dan aerasi
optimum. Hasil penelitian menentukan bahwa metode MSL dapat menurunkan
nilai BOD, COD, dan TSS pada kecepatan pengisian optimum 320 L.m-2hari-1 dan
aerasi optimum 6 L/menit. Efisiensi sistem MSL dalam menurunkan nilai BOD,
COD, dan TSS limbah cair RPA berturut-turut sebesar 69,48%; 91,89%; dan
87,02%
Abtrak (Bhs. Inggris)Increased chicken slaughtering activities will have an impact on the
increase in liquid waste generated. RPA liquid waste generated can damage the
environment if not treated, therefore it is necessary to treat it to reduce pollutant
levels so that it is suitable for disposal into the environment. The effort used in
this RPA waste treatment process is using the Multi Soil Layering (MSL) method.
This study aims to determine the effect of aeration and wastewater filling speed on
the MSL system in reducing the BOD, COD, and TSS values of RPA wastewater,
determining the percentage decrease in BOD, COD, and TSS values of RPA
wastewater after treatment with MSL, and determining the efficiency of the MSL
system in reducing BOD, COD, and TSS values of RPA wastewater. Wastewater
was flowed into the MSL system with variations in filling speed of 160, 320, 480,
640, and 800 L.m-2day-1 and aeration variations of 0, 2, 4, and 6 L/min. The
efficiency of the MSL system in reducing the BOD, COD, and TSS values of RPA
wastewater was determined at the optimum filling speed and aeration. The results
determined that the MSL method can reduce BOD, COD, and TSS values at an
optimum filling speed of 320 L.m-2day-1 and optimum aeration of 6 L/min. The
efficiency of the MSL system in reducing the BOD, COD, and TSS values of RPA
wastewater was 69.48%; 91.89%; and 87.02%, respectively
Kata kunciMulti Soil Layering, RPA, BOD, COD, TSS
Pembimbing 1Irmanto, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Suyata, S.Si., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman79
Tgl. Entri2024-08-12 12:54:33.394818
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.