Artikel Ilmiah : K1A020073 a.n. DWILIA DIAN NURJATMIKO

Kembali Update Delete

NIMK1A020073
NamamhsDWILIA DIAN NURJATMIKO
Judul ArtikelPENINGKATAN KINERJA SISTEM MULTI SOIL LAYERING TERHADAP PENURUNAN KADAR AMONIA, NITRIT DAN NITRAT LIMBAH CAIR PABRIK SPIRITUS DAN ALKOHOL (PSA) PALIMANAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri etanol merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah cair
dengan kadar amonia, nitrit dan nitrat yang tinggi. Karakteristik limbah cair etanol
(vinasse) yang tinggi akan kandungan bahan organik menyebabkan limbah ini
menghasilkan kadar amonia, nitrit dan nitrat yang dapat mengganggu kehidupan
biota air. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk pengolahan limbah cair etanol
yaitu menggunakan metode MSL. Metode MSL adalah suatu metode pengolahan
limbah cair yang meningkatkan fungsi tanah untuk pemurnian limbah cair.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecepatan pengisian dan kecepatan
aerasi optimum air limbah ke dalam sistem MSL serta efisiensi sistem MSL dalam
menurunkan kadar amonia, nitrit dan nitrat limbah cair industri etanol. Air limbah
dialirkan ke dalam sistem MSL dengan variasi kecepatan pengisian yaitu 160, 320,
480, 640, dan 800 L.m-2
hari-1
serta dengan variasi aerasi yaitu 0, 2, 4 dan 6 L/menit.
Analisis data pada penelitian ini menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil
pengujian kecepatan pengisian optimum pada 320 L.m-2
hari-1
dengan persentase
penurunan kadar amonia, nitrit dan nitrat sebesar 75,11%, 62,12% dan 76,52%.
Aerasi optimum diperoleh pada aerasi 6 L/menit dengan persentase penurunan
kadar amonia, nitrit dan nitrat sebesar 87,95, 74,52 dan 84,85%. Efisiensi sistem
MSL dalam menurunkan kadar amonia, nitrit dan nitrat limbah cair industri etanol
berturut-turut sebesar 87,21%, 74,99% dan 84,60%. Metode MSL terbukti dapat
digunakan untuk menurunkan kadar amonia, nitrit dan nitrat sebagai metode
alternatif dalam pengolahan limbah cair industri etanol (vinasse).
Abtrak (Bhs. Inggris)The ethanol industry produces liquid waste with high levels of ammonia,
nitrite, and nitrate. The high organic matter content in liquid ethanol (vinasse) waste
causes it to produce elevated levels of these substances, which can harm aquatic
life. The MSL method used for processing ethanol liquid waste has demonstrated
promising results in improving soil function for liquid waste purification. This
research aims to determine the optimal filling speed and aeration speed of
wastewater into the MSL system and evaluate its efficiency in reducing the levels
of ammonia, nitrite, and nitrate in liquid waste from the ethanol industry.
Wastewater is channeled into the MSL system with variations in filling speed
(160, 320, 480, 640, and 800 L.m-2
days-1
) and aeration (0, 2, 4, and 6 L/minute),
with data analysis conducted using a UV-Vis spectrophotometer. Test results
showed the optimum filling speed at 320 L.m-2
days-1 with a percentage reduction
in ammonia, nitrite, and nitrate levels of 75.11%, 62.12%, and 76.52%. Test results
revealed the optimum aeration at 6 L/minute with a percentage reduction in
ammonia, nitrite, and nitrate levels of 87.95%, 74.52%, and 84.85%. The efficiency
of the MSL system in reducing the levels of ammonia, nitrite, and nitrate in ethanol
industry wastewater was 87.21%, 74.99%, and 84.60%. The MSL method has been
proven to effectively reduce ammonia, nitrite, and nitrate levels, offering an
alternative method for processing liquid waste from the ethanol (vinasse) industry.
Kata kunciMulti Soil Layering, Amonia, Nitrit, Nitrat, Limbah cair etanol
Pembimbing 1Irmanto, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Santi Nur Handayani, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman79
Tgl. Entri2024-08-12 10:13:15.311649
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.