| NIM | K1C020047 |
| Namamhs | DESI FITRI ASTUTI |
| Judul Artikel | Pemodelan Penampang Hidrostratigrafi Cekungan Air Tanah Purwokerto-Purbalingga Berdasarkan Data Gravitasi dan Resistivitas di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemanfaatan data satelit gravimetri untuk pemetaan anomali gravitasi pada permukaan bumi telah diakukan di kawasan Cekungan Air Tanah (CAT) Purwokerto-Purbalingga. Penelitian telah menghasilkan model-3D densitas batuan bawah permukaan dengan nilai berkisar 1,20 – 4,80 g/cm3. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa kawasan lepasan air tanah CAT Purwokerto-Purbalingga menyerupai cekungan yang berisi endapan alluvial dengan nilai densitas berkisar 2,10 – 2,55 g/cm3 dan kedalaman lebih dari 4 km. Hasil penelitian dijustifikasi menggunakan data resistivitas, dimana salah satunya telah dilakukan di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh model hidrostratigrafi berdasarkan data resistivitas sehingga keberadaan lapisan akuifer dapat diidentifikasi dengan mudah. Hasil-hasil yang diperoleh adalah log resistivitas batuan bawah permukaan yang tersebar di lima titik sounding dengan nilai resistivitas berkisar 1,31 – 110,88 ohmm. Titik-titik tersebut terletak pada posisi geografis 7°24'24.93" dan 109°19'13.58" hingga 7°24'23.28" dan 109°21'10.29". Interpretasi terhadap log resistivitas menghasilkan log litologi pada setiap titik. Korelasi seluruh log litologi telah menghasilkan model hidrostratigrafi daerah penelitian yang terdiri atas tanah penutup (1,31 – 18,38 ohmm); lempung, lanau, dan pasir (9,27 – 110,88 ohmm); pasir dengan variasi butiran (13,05 – 64,31 ohmm); batupasir dan breksi tufaan (28,32 – 77,28 ohmm); serta pasir, tuff, dan konglomerat (11,72 – 20,32 ohmm). Lapisan batuan kedua, ketiga, dan kelima diestimasi sebagai lapisan akuifer yang paling berpotensi mengandung air tanah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The use of gravimetric satellite data for mapping gravity anomalies on the earth’s surface has been carried out in the Purwokerto-Purbalingga Groundwater Basin area. The research has produced a 3D subsurface rock density model with values ranging from 1.20 – 4.80 g/cm3. The inversion modeling results show that the discharge area of Purwokerto-Purbalingga Groundwater Basin is in shape resembling a bowl filled with alluvial sediment with density values ranging from 2.10 – 2.55 g/cm3 and a depth of more than 4 km. The research results were justified using resistivity data, one of which was carried out in Kalimanah District, Purbalingga Regency. This research purposes to obtain a hydrostratigraphic model based on resistivity data so that aquifer layers can be easily identified. The obtained results are subsurface rock resistivity logs spread across five sounding points with resistivity values ranging from 1.31 – 110.88 ohmm. These sounding points are located at geographical positions 7°24’24.93” and 109°19’13.58” to 7°24’23.28” and 109°21’10.29”. Interpretation of resistivity logs has produced lithological logs at each point. Correlation of all lithology logs has resulted a hydrostratigraphic model of the research area consisting of topsoil (1.31 – 18.38 ohmm); clay, silt, and sand (9.27 – 110.88 ohmm); sand with variations in grain size (13.0 5 – 64.31 ohmm); tuffaceous sandstone and breccia (28.32 – 77.28 ohmm); as well as sand, tuff, and conglomerate (11.72 – 20.32 ohmm). The second, third, and fifth rock layers are interpreted as the most potential aquifer layers. |
| Kata kunci | model hidrostratigrafi, data gravitasi, data resistivitas, CAT Purwokerto-Purbalingga |
| Pembimbing 1 | Sehah, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Abdullah Nur Aziz, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2024-08-09 12:30:07.375816 |
|---|