| NIM | K1B017069 |
| Namamhs | WINDASARI |
| Judul Artikel | Analisis dan Simulasi Model SIR Penyebaran Penyakit Tuberculosis dengan Pengaruh Vaksinasi dan Pengobatan |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengembangkan model SIR pada penyakit Tuberculosis dengan menambahkan pengaruh vaksinasi dan pengobatan. Populasi dibagi menjadi 3 sub populasi yaitu sub populasi rentan atau susceptible (S), sub populasi terinfeksi atau infected (I), dan sub populasi sembuh atau recovered (R). Perilaku model dilihat dari bilangan reproduksi dasar (R_0) dan kestabilaan disekitar titik ekuilibrium. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari Laporan Tahunan Tuberculosis 2022 dan beberapa jurnal rujukan. Dari penelitian ini diperoleh bilangan reproduksi dasar sebesar 0,34752531 dimana R_0<1, hal ini menunjukkan bahwa penyakit tuberculosis dalam kurun waktu mendatang akan dapat ditangani. Selanjutnya, ketika nilai efektivitas vaksinasi dan laju penyembuhan karena pengobatan dikurangi maka diperoleh bilangan reproduksi dasar sebesar 2,74599266 dimana R_0>1, artinya penyakit tuberculosis akan meningkat dan menjadi endemik. Dengan demikian pemberian vaksin dan pengobatan yang dilakukan berpengaruh dalam mengendalikan penularan penyakit tuberculosis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study develops an SIR model for tuberculosis by incorporating the effects of vaccination dan treatment. The population is divided into three sub-populations: susceptible (S), infected (I), dan recovered (R). The model's behavior can be determined through the basic reproduction number (R0) dan stability around the equilibrium points. The data are from the 2022 Annual Tuberculosis Report dan several referenced journals. The study finds a basic reproduction number of 0.34752531, indicating R0<1, which suggests that tuberculosis can be controlled in the future. Conversely, when the effectiveness of vaccination and the recovery rate from treatment are reduced, the basic reproduction number of 2.74599266 is obtained, indicating R0>1, this implies that tuberculosis will increase and become endemic. Therefore, vaccination and treatment are crucial in controlling the transmission of tuberculosis. |
| Kata kunci | Tuberculosis, titik ekuilibrium, bilangan reproduksi dasar |
| Pembimbing 1 | Renny, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Najmah Istikaanah, S.Si., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2024-08-09 08:08:23.536386 |
|---|