Artikel Ilmiah : H1B020074 a.n. BINTANG AQSHAL DANENDRA INDRASTATA

Kembali Update Delete

NIMH1B020074
NamamhsBINTANG AQSHAL DANENDRA INDRASTATA
Judul ArtikelDETEKSI BANJIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI SERA YU MENGGUNAKAN MODEL HIDROLOGI SWAT (SOIL WATER ASSESSMENT TOOL) BERDASARKAN DATA CURAH HUJAN SATELIT PERSIANN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Banjir menimbulkan ancaman besar bagi masyarakat yang mash tinggal di daerah aliran sungai, sehingga memerlukan strategi deteksi dan mitigasi yang efektif. Penelitian ini berfokus pada deteksi banjir di DAS Serayu dengan menggunakan pendekatan terpadu yang menggabungkan model hidrologi Soil and Water Assessment Tool (SWAT) dengan data curah hujan satelit PERSIANN. Pemanfaatan data curah hujan yang diperoleh dari satelit menawarkan peningkatan resolusi spasial dan temporal, sehingga meningkatkan akurasi sistem deteksi banjir. Melalui penerapan model SWAT, studi ini memfasilitasi analisis komprehensif proses hidrologi di dalam DAS, sehingga memungkinkan identifikasi wilayah rawan banjir dan penilaian potensi dampak banjir. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan teknik pemodelan yang sudah ada, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pengelolaan banjir yang kuat dan disesuaikan dengan konteks DAS Serayu. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya kesiapsiagaan dan tanggap bencana, yang pada akhirnya meningkatkan ketahanan masyarakat yang rentan terhadap bahaya banjir.
Abtrak (Bhs. Inggris)Floods pose significant threats to communities residing in watershed areas, necessitating effective detection and mitigation strategies. This research focuses on flood detection within the Serayu watershed, employing an integrated approach that combines the Soil and Water Assessment Tool (SWAT) hydrological model with PERSIANN satellite rainfall data. The utilization of satellite-derived rainfall data offers improved spatial and temporal resolution, enhancing the accuracy of flood detection systems. Through the implementation of the SWAT model, this study facilitates a comprehensive analysis of hydrological processes within the watershed, enabling the identification of food-prone areas and the assessment of potential flood impacts. By integrating advanced technology with established modeling techniques, this research contributes to the development of robust flood management strategies tailored to the Serayu watershed context. The findings of this study provide valuable insights for decision-makers and stakeholders
involved in disaster preparedness and response efforts, ultimately enhancing the resilience of communities vulnerable to flood hazards.
Kata kunciDeteksi Banjir, Model Hidrologi SWAT, Data Curah Hujan Satelit PERSIANN, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Kesiapsiagaan Bencana
Pembimbing 1Dr.-Ing. Ir. Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2 Dr. Ardiansyah, S.TP., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2024-08-08 13:57:16.917164
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.