| NIM | C1A020001 |
| Namamhs | DWI TRIONO |
| Judul Artikel | Pengaruh Dana Dekonsentrasi, dan Dana Perimbangan Terhadap Angka Harapan Hidup di Indonesia |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh dari adanya pembiayaan kesehatan terhadap kondisi kesehatan masayrakat. Pembiayaan kesehatan digambarkan melalui variabel Dana Dekonsentrasi, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembaku (DBH CHT), sedangkan variabel kesehatan masayrakat digambarkan melalui indikator Angka Harapan Hidup (AHH). Metode yang digunakan adalah linear regresi berganda guna melihat pengaruh variable pembiayaan Kesehatan terhadap tingkat AHH. Fokus penelitian yakni pada periode 2017 hingga 2022 di 16 provinsi terkait, dengan melihat data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Kesehatan, dan berbagai sumber resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama seluruh variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Secara parsial Dana Dekonsentrasi Kesehatan berpengaruh signifikan secara negatif, DAK Fisik dan Nonfisik tidak berpengaruh secara signifikan, dan DBH CHT berpengaruh signifikan secara positif terhadap peningkatan Angka Harapan Hidup di Indonesia. Penelitian menunjukkan dari adanya pembiayaan Kesehatan yang secara total meningkat, namun ditemukan ketidakmerataan pada setiap provinsi. Dalam hal ini, diperlukan perbaikan penyaluran dan pelaksanaannya agar mampu meningkatkan efektivitas dan pencapaian target kesehatan nasional. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study was conducted to see the effect of health financing on community health conditions. Health financing is described through the variables of Deconcentration Fund, Special Allocation Fund (DAK) Physical, Special Allocation Fund (DAK) Nonphysical, and Revenue Sharing Fund of Tobacco Excise (DBH CHT), while the public health variable is described through the indicator of Life Expectancy Rate (AHH). The method used is linear multiple regression to see the effect of health financing variables on the level of AHH. The focus of the research is on the period 2017 to 2022 in 16 related provinces, by looking at secondary data from the Central Statistics Agency (BPS), the Ministry of Health, and various other official sources. The results showed that jointly all independent variables had an effect on the dependent variable. Partially, the Deconcentration Fund for Health has a significant negative effect, DAK Physical and Nonphysical have no significant effect, and DBH CHT has a significant positive effect on increasing Life Expectancy in Indonesia. The research shows that the total health financing has increased, but there are inequalities in each province. In this case, it is necessary to improve the distribution and implementation in order to increase the effectiveness and achievement of national health targets. |
| Kata kunci | Pembiayaan Kesehatan, Angka Harapan Hidup, Kesehatan Masyarakat |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Arifin, S.E., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2024-08-08 10:19:30.582751 |
|---|