| NIM | F1A017043 |
| Namamhs | HASNA YULIA KHAIRUNNISA |
| Judul Artikel | Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga dan Perhatian Keluarga dengan Perilaku Sehat Lansia |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena peningkatan jumlah lansia yang terjadi di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Peningkatan jumlah lansia akan menimbulkan dampak negatif apabila kondisi kesehatan lansia buruk, salah satunya peningkatan angka beban ketergantungan. Perilaku sehat menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesehatan lansia tetap terjaga dan menciptakan lansia yang aktif, mandiri, serta produktif. Status sosial ekonomi keluarga dan perhatian keluarga menjadi faktor yang memotivasi lansia dalam berperilaku sehat. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berupa survei. Penelitian dilakukan di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Peneliti mengambil sampel sebanyak 74 responden dari jumlah populasi sebanyak 288 keluarga yang mengasuh lansia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dengan perilaku sehat lansia. Hasil lain menunjukkan adanya hubungan yang positif dan tidak signifikan antara perhatian keluarga dengan perilaku sehat lansia. Artinya, meskipun terdapat hubungan yang searah, akan tetapi perhatian keluarga tidak memiliki pengaruh yang berarti atau bermakna terhadap tingginya perilaku sehat lansia. Selanjutnya, hasil penelitian secara simultan menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dan perhatian keluarga dengan perilaku sehat lansia. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is motivated by the phenomenon of increasing the number of elderly people that has occurred in Indonesia over the last few years. An increase in the number of elderly will have a negative impact if the health condition of the elderly is poor, one of which is an increase in the burden of dependency. Healthy behavior is one solution to maintain the health of the elderly and create elderly people who are active, independent and productive. Family socio-economic status and family attention are factors that motivate elderly people to behave healthily. The method used is quantitative research in the form of a survey. The research was conducted in Somakaton Village, Somagede District, Banyumas Regency. The sampling technique in this research is simple random sampling. Researchers took a sample of 74 respondents from a population of 288 families who care for the elderly. The research results show that there is a positive and significant relationship between family socio-economic status and the healthy behavior of the elderly. Other results show that there is a positive and insignificant relationship between family attention and the healthy behavior of the elderly. This means that, even though there is a unidirectional relationship, family attention does not have a significant or meaningful influence on the high level of healthy behavior in the elderly. Furthermore, the research results simultaneously show that there is a positive and significant relationship between family socio-economic status and family attention and the healthy behavior of the elderly. |
| Kata kunci | Lanjut usia, status sosial ekonomi, perhatian keluarga, perilaku sehat |
| Pembimbing 1 | Sotyania Wardhianna |
| Pembimbing 2 | Muslihudin |
| Pembimbing 3 | Ratna Dewi |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2024-08-06 13:13:09.01986 |
|---|