Artikel Ilmiah : D1A020032 a.n. NADILA PRAMES DIA JATI

Kembali Update Delete

NIMD1A020032
NamamhsNADILA PRAMES DIA JATI
Judul ArtikelUJI AKURASI PENDUGAAN BOBOT BADAN SEBAGAI DASAR SELEKSI KAMBING BETINA KEJOBONG DAN JAWARANDU DI KELOMPOK TANI TERNAK KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Uji Akurasi Pendugaan Bobot Badan sebagai Dasar Seleksi Kambing Betina Kejobong dan Jawarandu di Kelompok Tani Ternak Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian adalah mengetahui ukuran linier tubuh kambing betina Kejobong dan Jawarandu untuk menduga bobot badannya dan menguji akurasi rumus pendugaan bobot badan menggunakan rumus Regresi berganda, Winter, Ningsih, dan Schrool sebagai dasar seleksi kambing betina Kejobong dan Jawarandu. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu pengukuran dilakukan pada ternak kambing betina Kejobong dan kambing Jawarandu umur 12-18 bulan, masing-masing sebanyak 35 ekor. Variabel yang diamati adalah panjang badan (X1), lingkar dada (X2), tinggi pundak (X3), dan bobot badan (Y). Uji t Student digunakan untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara bobot badan kambing betina Kejobong dan Jawarandu. Hasil penelitian menunjukkan kambing Kejobong betina umur 12-18 bulan memiliki rataan panjang badan 59,29 ± 4,03 cm, lingkar dada 70,88 ± 4,89 cm, tinggi pundak 67,77 ± 4,12 cm, dan bobot badan 24,21 ± 3,75 kg., kambing Jawarandu betina umur 12-18 bulan memiliki rataan panjang badan 61,69 ± 4,10 cm, lingkar dada 73,26 ± 5,05 cm, tinggi pundak 69,74 ± 3,73 cm, dan bobot badan 28,34 ± 4,04 kg. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan regresi berganda kambing Kejobong betina umur 12-18 bulan bobotnya dapat diduga dengan persaamaan regresi Y = -14,848 – 0,003(X1) + 0,409(X2) + 0,147(X3), sedangkan kambing Jawarandu betina umur 12-18 bulan bobotnya dapat diduga dengan persaamaan regresi Y= -8,989 + 0,096(X1) + 0,56(X2) – 0,138(X3). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa ukuran tubuh dan bobot badan kambing Kejobong relatif lebih kecil dibanding kambing Jawarandu pada umur 12-18 bulan. Tingkat akurasi pendugaan bobot badan kambing betina Kejobong dan Jawarandu umur 12-18 bulan berturut-turut dari yang tertinggi yaitu rumus Regresi berganda, Winter, Ningsih, dan Schrool.
Abtrak (Bhs. Inggris)Accuracy Test for Estimating Body Weight as a Basis for Selection of Kejobong and Jawarandu Female Goats in Livestock Farmer Groups in Purbalingga Regency. The aim of the research was to determine the linear body size of Kejobong and Jawarandu female goats and test the accuracy of the formula for estimating body weight using the multiple regression, Winter, Ningsih, and Schrool formulas as the basis for selecting Kejobong and Jawarandu female goats. The sampling technique used purposive sampling, namely measurements were carried out on 35 female Kejobong and Jawarandu goats aged 12-18 months, each. The variables observed were body length (X1), chest circumference (X2), shoulder height (X3), and body weight (Y). The results showed that female Kejobong goats aged 12-18 months had an average body length of 59.29 ± 4.03 cm, chest circumference of 70.88 ± 4.89 cm, shoulder height of 67.77 ± 4.12 cm, and body weight of 24 .21 ± 3.75 kg., female Jawarandu goats aged 12-18 months have an average body length of 61.69 ± 4.10 cm, chest circumference 73.26 ± 5.05 cm, shoulder height 69.74 ± 3.73 cm, and body weight 28.34 ± 4.04 kg. Based on the results of research using multiple regression, the weight of female Kejobong goats aged 12-18 months can be estimated using the regression equation Y = -14.848 – 0.003(X1) + 0.409(X2) + 0.147(X3), while the weight of female Jawarandu goats aged 12-18 months can be estimated with the regression equation Y= -8.989 + 0.096(X1) + 0.56(X2) – 0.138(X3). Based on the research results, it can be concluded that the body size and body weight of Kejobong goats are relatively smaller than Jawarandu goats at the age of 12-18 months. The level of accuracy in estimating the body weight of female Kejobong and Jawarandu goats aged 12-18 months was respectively the highest, namely the multiple regression formula, Winter, Ningsih, and Schrool.
Kata kunciKata Kunci: bobot badan, panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak, kambing Kejobong, kambing Jawarandu
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Hj. Dattadewi Purwantini, M.S., IPU., ASEAN Eng
Pembimbing 2Ir. H. Setya Agus Santosa, S.Pt., M.P., IPM
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2024-08-06 11:09:37.252937
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.