Artikel Ilmiah : E1A007295 a.n. ALFINA TEZA PUSPANINGTIAS
| NIM | E1A007295 |
|---|---|
| Namamhs | ALFINA TEZA PUSPANINGTIAS |
| Judul Artikel | Implementasi ASEAN China Free Trade Area dalam Hukum Nasional Indonesia Berdasarkan the Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation between the ASEAN and People’s Republic of China ( The Implementation of ASEAN China Free Trade Area in Indonesian Law based on The Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation between the ASEAN and People’s Republic of China ) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Demi menunjang integrasi ekonomi, ASEAN sepakat untuk membentuk kawasan perdagangan bebas antar negara ASEAN yang dikenal dengan sebutan ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang bertujuan untuk meniadakan tarif masuk impor secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep perjanjian internasional antara ASEAN dan China serta mekanisme yang digunakan dalam ACFTA, juga bentuk implementasi perjanjian internasional tersebut dalam sistem perundangan indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Pelaksanaan AFTA dilakukan melalui Tarif Preferensial Sama Rata yang dituangkan dalam perjanjian CEPT. Dalam perkembangannya, kawasan ASEAN menarik China untuk melakukan kerjasama. Maka disepakatilah perjanjian ACFTA (Framework Agreement On Comprehensive Economic Cooperation Between The Asean And People’s Repubic Of China), yang dilakukan melalui 3 tahap yaitu EHP(Early Harvest Programe), Normal Track, dan Sensitive Track. Sedangkan implementasi perjanjian ACFTA (Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-operation Between The Association of South East Asian Nations And The People’s Republic of China) melalui Keputusan Presiden Nomor 48 Tahun 2004 tentang Pengesahan Framework Agreement on Comprehensive Economic Co-operation Between The Association of South East Asian Nations And The People’s Republic of China yang telah sesuai dengan Undang-Undang Perjanjian Internasional No. 24 tahun 2000 Pasal 10 j.o Pasal 11. Kata kunci : AFTA, ACFTA, CEPT, Perjanjian Internasional |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | To support economic integration, ASEAN agreed to form free trading among ASEAN countries that is known as ASEAN free trade area which aimed to disactivate import fee gradually. This research was objected to find out the concept of internatioal agreement between ASEAN and China, and it’s mechanism that be used in ACTFA, also the form of implementation of international agreement in Indonesian legislation system. Yuridis normatif was used as the research method with legislation and conceptual approach. The aplication of it is done equal preference fee which is stated in CEPT letter of agreement. In advance, it is attract China to cooperate. Then was agreed on the Frame Work Agreement On Comperhensive Economic Cooperation between the ASEAN and People’s Republic of China, Which was done in 3 grades that are EHP (early harvest programe), Normal Track, and Sensitive Track. While the implementation of ACFTA agreement (Framework Agreement on Comprehensive Economic Co-operation Between the Association of South East Asian Nations and The People’s Republic of China) done through Presidential Decree No 48 of 2004 about ratification of Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-operation Between The Association of South East Asian Nations And the People’s Republic of China which accordance with the Constitution of International Agreement No. 24 of 2000 Article 10 j.o Article 11. Keyword : AFTA, ACFTA, CEPT, International Agreement. |
| Kata kunci | AFTA, ACFTA, CEPT, integrasi ekonomi (economic integration), perjanjian internasional (internasional agremeent) |
| Pembimbing 1 | Dr. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc |
| Pembimbing 2 | Aryuni Yuliatiningsih, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | H.M. Isplansius Ismail, S.H., M.H. |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |