Artikel Ilmiah : E1A019142 a.n. ALDA SWASTIKA SURYA PUTRI

Kembali Update Delete

NIME1A019142
NamamhsALDA SWASTIKA SURYA PUTRI
Judul ArtikelPENERAPAN PASAL 81 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 DALAM TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK OLEH ANAK PELAKU
(Studi Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Sgr)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Persetubuhan yang dilakukan Anak Pelaku menjadi salah satu tindak pidana terhadap kesusilaan yang semakin berkembang dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 (UU No. 35 Tahun 2014) tentang perlindungan anak terhadap Putusan Nomor 8/Pid.Sus- Anak/2021/PN Sgr dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku pada Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2021/PN Sgr. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian analisis preskriptif menggunakan data sekunder dan dianalisis secara kualitatif dengan metode interprestasi. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa penerapan Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2021/PN Sgr telah memenuhi unsur setiap orang, dengan sengaja, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain. Hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap telah mempertimbangkan aspek perbuatan dan orangnya, alat bukti, keadaan yang memberatkan dan keadaan yang meringankan. Namun demikian, belum mempertimbangkan aspek filosofis dan sosiologis dalam menjatuhkan putusan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sexual intercourse committed by the perpertrator’s child is a crime against morality that is increasing over time. The purpose of this research is to determine the application of Article 81 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 (UU No. 35 of 2014) concerning child protection regarding Decision Number 8/Pid.Sus- Anak/2021/PN Sgr and the judge's considerations in imposed a sentence on the perpetrator in Decision Number 8/Pid.Sus-Anak/2021/PN Sgr. This research uses a normative juridical approach method with prescriptive analysis research specifications using secondary data and analyzed qualitatively using the interpretation method. Based on this research, the results obtained show that the application of Article 81 paragraph (2) of Law no. 35 of 2014 in Decision Number 8/Pid.Sus-Anak/2021/PN Sgr has fulfilled the elements of every person, intentionally, carrying out deception, a series of lies, or persuading a child to have sexual intercourse with him or another person. According to the author, the judge in handing down a sentence has considered aspects of the act and person, evidence, aggravating circumstances and mitigating circumstances. However, it has not considered philosophical and sociological aspects in making its decision.
Kata kunciPersetubuhan, Pertimbangan hakim, Anak Pelaku
Pembimbing 1Dr. Setya Wahyudi, S.H.,M.H.
Pembimbing 2Rani Hendriana, S.H.,M.H.
Pembimbing 3Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H.,M.Hum.
Tahun2024
Jumlah Halaman28
Tgl. Entri2024-08-01 13:35:34.557147
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.