Artikel Ilmiah : I1B020018 a.n. QONATA PUTRI WULANDARI
| NIM | I1B020018 |
|---|---|
| Namamhs | QONATA PUTRI WULANDARI |
| Judul Artikel | Gambaran Tingkat Stres dan Risiko Bunuh Diri pada Mahasiswa Keperawatan Internship di Nursing Home Jepang |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Program internship memunculkan beban ganda bagi mahasiswa yaitu beban akademik dan beban magang yang mana hal tersebut menjadi faktor pemicu stres dan dapat meningkatkan risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres dan risiko bunuh diri pada mahasiswa keperawatan internship di nursing home Jepang. Metodologi: Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Columbia Suicide Severity Rating Scale (C-SSRS). Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yang melibatkan 38 mahasiswa keperawatan dari berbagai universitas yang menjalani magang di nursing home di berbagai perfektur Jepang. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian: sebanyak 27 responden (71.1%) berada pada tingkat stres sangat berat dan 10 responden (26.3%) berada pada tingkat stres berat dengan 8 responden diantaranya (21,1%) berada pada tingkat risiko bunuh diri tinggi. Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswa keperawatan internship berada pada tingkat stres sangat berat dan 8 dari 38 mahasiswa berada pada risiko bunuh diri tinggi. Mahasiswa internship harus mencari mekanisme koping yang konstruktif untuk menghadapi stres dan terbuka untuk mencari pertolongan kepada orang yang dipercaya saat tidak mampu lagi mengatasi stresor. Universitas sebagai penanggung jawab harus memerhatikan kesejahteraan psikologis atau kesehatan mental mahasiswa magang sebagai bahan evaluasi dan perencanaan upaya pendampingan bagi mahasiswa internship. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: The internship program creates a double burden for students, namely academic load and internship load, which is a stress-provoking factor and can increase the risk of suicide. This study aims to determine the picture of stress levels and suicide risk among nursing internship students at a nursing home in Japan. Methods: This study was conducted using a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach using the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire and the Columbia Suicide Severity Rating Scale (C-SSRS). The sampling technique used was a total sampling involving 38 nursing students from various universities who underwent internships at nursing homes in various prefectures of Japan. Analysis of research data using univariate analysis. Results: A total of 27 respondents (71.1%) were at very severe stress levels and 10 respondents (26.3%) were at severe stress levels with 8 respondents (21.1%) being at high suicide risk levels. Conclusion: Most of nursing internship students were at very severe stress levels, and 8 out of 38 students were at high risk of suicide. When it becomes impossible for them to handle stress, internship students should be willing to ask for help from dependable individuals and look for healthy coping strategies. As the overseeing body, the university is required to consider the mental and psychological well-being of its interns as a basis for assessment and planning. |
| Kata kunci | Internship, Mahasiswa keperawatan, Risiko bunuh diri, Tingkat stres |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Saryono, S.Kp., M. Kes. |
| Pembimbing 2 | Reza Fajar Amalia S.Kep., Ns., M.Kep |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2024-08-01 13:23:27.902032 |